NutriBiotic Non-Soap Cleanser Review for Sensitive Skin

Beauty

Mungkin beberapa dari Anda ada yang belum tau atau familiar dengan brand Nutribiotic ini, karena memang produknya belum ada di Indonesia, harus dipesan melalui jasa titip beli di online shop luar negeri.

Saya pribadi tertarik membelinya karena melihat review positif di iherb.com, produk ini merupakan salah satu produk bestseller dari varian cleanser yang dijual di website tersebut.

Setelah melihat kandungannya yang natural tanpa harsh chemical, saya semakin tertarik untuk membelinya, harganya berkisar 220 ribu untuk ukuran 473 ml, bisa dipakai sampai jangka waktu setahun.

Ingredients :

Water (aqua); sodium C14-16 olefin sulfonate; oleyl betaine; aloe barbadensis (aloe) leaf powder; soyamidopropalkonium chloride; glycerin (vegetable); citrus grandis (grapefruit) seed extract [CITRICIDAL]; allantoin; panthenol; citric acid; pentaerythrityl tetracaprylate/tetracaprate; methylchloroisothiazolinone (and) methylisothiazolinone; sodium PCA; and extracts of rosmarinus officinalis (rosemary) leaf, salvia officinalis (sage), tussilago farfara (coltsfoot), achillea millefolium (yarrow), melissa officinalis (balm mint), hibiscus syriacus (althaea), glycyrrhiza glabra (licorice) root, thymus vulgaris (thyme), and equisetum arvense (horsetail).

Made without sodium lauryl/laureth sulfates, cocamide DEA, free chlorine derivatives, colorings, animal products, fragrance, gluten, phosphates, and paraben preservatives.

Produk ini memang diclaim bebas SLS atau bebas sabun/busa yang merupakan bahan kimia berbahaya, namun saat saya pakai malah saya merasa busanya sangat banyak, memang tidak foamy, namun berbeda dengan cleanser saya sebelumnya yang diclaim non-SLS malah memang tidak menghasilkan busa atau sabun sama sekali. Awalnya saya pikir kulit saya yang pada dasarnya kering tidak menjadi terlalu kering ketika memakai produk ini, tapi sayangnya cleanser ini menghasilkan sabun berbusa yang membuat kulit saya menjadi semakin kering. Saya berasumsi mungkin fungsi SLS yang sering digunakan dalam produk cleanser disubstitusi dengan alternatif pilihan yang lebih alami untuk menghasilkan busa. Karena itu saya kurang suka dengan hasilnya yang membuat kulit saya semakin kering dan kesat. Saya harus mengakali dengan memakai heavy moisturizer setelahnya yang mampu melembabkan kulit saya kembali, biasanya saya memakai bio oil di wajah.

NutriBiotic Sensitive Skin Non-Soap Skin Cleanser is a gentle, hypoallergenic, non-drying, vegan formula specifically designed for individuals with skin sensitivities and allergies to fragrance. The deep cleansing action removes impurities and leaves no pore-clogging residue. Rich botanicals, including grapefruit seed extract, leave your skin feeling fresh and clean. Plant moisturizers help maintain your skin’s moisture mantle and pH balance.

Padahal kalau membaca kembali description pada botolnya, cleanser ini tidak akan membuat kulit menjadi kering (non-drying), tapi malah saya merasakan sebaliknya. Namun, memang saya akui produk ini sangat ampuh untuk mengangkat kotoran di wajah, biasanya ketika saya menggunakan facial scrub saja di wajah tanpa cleanser, saat saya membersihkan kembali wajah saya dengan micellar water setelahnya untuk memastikan kotoran saya terangkat semua, saya masih bisa melihat kotoran di kapas yang saya gunakan. Namun ketika menggunakan cleanser ini tidak ada residu kotoran lagi yang tertinggal di kapas yang biasa saya gunakan.

Saya simpulkan produk ini mungkin akan sangat cocok untuk Anda yang memiliki jenis wajah berminyak. Sebenarnya dari segi kandungan, saya sangat menyukai produk ini karena bebas bahan kimia berbahaya yang sering terdapat di produk kecantikan di pasaran. Dengan harga 220.000 yang bisa dipakai sampai jangka waktu setahun saya rasa sangat worth to buy, namun karena hasilnya tidak memuaskan untuk jenis kulit seperti saya, maka saya ingin beralih ke produk dari brand lain setelah cleanser ini habis. πŸ™‚

2 thoughts on “NutriBiotic Non-Soap Cleanser Review for Sensitive Skin”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.