akun-baru-instagram-1024x760

Writing With Passion and Purpose – Story Behind My New Instagram Account

Personal

Hai, apa kabar?

Hari ini hari pertama puasa ya, semoga semangatnya stabil sampai akhir ya, doa kita sama-sama semoga ramadhan ini bisa lebih baik dari ramdhan sebelumnya, penuh berkah dan produktif. 🙂

Bahas tentang produktif, saya jadi ingat beberapa waktu lalu, mungkin sekitar 3 minggu yang lalu, saya memutuskan menghapus akun lama saya di @putrinuzulil, saya buat akun baru dengan akun @putrinuzulilcom. Untuk alasan kenapa saya menghapus akun lama dan membuat akun baru sudah saya ceritakan di beberapa postingan pertama di akun baru saya.

Singkat cerita, setelah beberapa lama saya punya instagram baru, saya jadi rajin menuangkan cerita dan pemikiran saya dalam satu postingan di feed atau sekedar story. Efeknya rupanya banyak banget, saya jadi gak terlalu overwhelming dengan pendapat orang tentang apa yang saya tulis, saya juga lebih bisa menjadi diri sendiri, saya benar-benar merasa bisa positif 100% dengan akun saya yang sekarang, saat nulis itu rasanya saya bisa benar-benar pakai hati dan sadar banget dengan apa yang sedang saya tulis.

Orang-orang yang saya follow juga sedikit, hanya mereka yang saya anggap bisa memberikan value tertentu pada hidup saya. Sampai saat ini, saya hanya follow satu orang teman saja yang saya kenal dan dia pun mengenal saya, selebihnya followers dan following benar-benar orang baru. Mungkin ini bisa sedikit menggambarkan sebanyak apa akun-akun di instagram lama saya yang tidak banyak memberi pengaruh yang baik kepada diri saya.

Yang saya harapkan, melalui akun ini, saya bisa lebih ekspresif dalam menuangkan pemikiran, karya, atau tulisan-tulisan penuh makna yang mengiringi fase saya dalam mempelajari dan memahami hidup. Saya juga berharap yang memfollow akun ini juga sama-sama yang berniat untuk saling memberikan masukan positif atau cerita-cerita bermakna lainnya.

Selain itu, saya juga pengen belajar fotografi lebih dalam lagi, berhubung saya emang pada dasarnya punya kamera tapi keseringan nganggur di lemari, padahal dulu nabungnya nahan diri banget buat bisa beli.

Di akun baru ini, saya mungkin bakal banyak bahas tentang topik serupa yang ada di blog ini, tapi dengan versi lebih singkat, lebih up to date, dan gak yang terplanning banget kayak nulis di blog.

Oh iya, awal-awal hapus akun lama, saya sempat merasa menyesal, karena saya gak bisa lihat kabar atau up date kegiatan teman-teman saya melalui instagram lagi, tapi semakin kesini, perasaan itu semakin hilang seiring dengan rasa bahagia saya yang bisa menyalurkan hobby saya di bidang menulis dengan lebih spontan, dan semoga bisa bermanfaat untuk orang lain juga. Rasa ingin mebandingi diri sendiri dengan orang lain juga semakin berkurang.

Kalau sekarang tuh, tiap buka instagram rasanya positif banget, otak jadi gak terlalu mikir aneh-aneh terhadap orang lain, karena yang saya follow kebanyakan emang orang-orang yang sama-sama suka sharing berbagai hal sesederhana apapun melalui socmed nya, dan tentunya di bidang yang sama-sama saya suka, minimalist, conscious living, healthy lifestyle, personal thought, religion, passion, dan lain sebagainya, bukan yang berbau pamer, atau unfaedah. Kalau dulu saya anti buka story lama-lama, karena emang isinya gak terfilter sama sekali, sekarang rasanya tiap saya buka story, saya bisa lihat sampai story di instagram saya habis, sangking senengnya baca konten orang sama sangking sedikitnya orang-orang yang saya follow.

Kebayang gak sih, lagi capek dengan berbagai kerjaan trus rehat sejenak sambil buka instagram, lihat konten-konten singkat, sederhana, penuh makna kayak gini rasanya moodbooster banget.

Duh beneran, saya sesenang itu pada akhirnya dengan akun baru ini, ya walaupun followersnya masih dikit, tapi gak masalah, saya gak terlalu fokus kesitu, saya fokusnya ke quality nya aja, saya seneng kalau ada yang mau berbagi dengan saya, ya walaupun keseringan kalau ada yang DM atau email ke saya, saya gak langsung bales, kerena emang saya titipikal orang yang harus nemu dulu apa yang harus dijawab ketimbang jawab langsung asal-asalan yang gak menggugah emosi apapun kepada orang yang bercerita atau bertanya sama saya.

Oke, itu dulu ya cerita kali ini, semoga kita bisa saling bermanfaat satu sama lain ya. 🙂

 

 

 

2 thoughts on “Writing With Passion and Purpose – Story Behind My New Instagram Account”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.