vaseline petroleum jelly

Vaseline Pure Petroleum Jelly Original Review For My Dry Lips

Beauty

Halooo 🙂

Hari ini saya mau review produk lip care kedua saya setelah menuntaskan sampai habis produk sebelumnya, yaitu laneige lip care.

Sebenarnya vaseline petroleum jelly ini bukan cuma untuk bibir sih, tapi bisa untuk keperluan perawatan kulit apapun, khususnya masalah kulit kering.

Tapi mostly saya pakai ini untuk bibir, jarang untuk keperluan lain, kalau untuk mengatasi kulit kering saya langsung pakai body lotion biasanya, saya pribadi gak enak juga soalnya kalau produk untuk bibir juga dipakai untuk kulit kaki atau bagian lainnya.

Lalu bagaimana dengan hasilnya?

Hmmm.

Mungkin di luar sana banyak yah yang jatuh cinta banget sama produk ini.

Tapi sejujurnya setelah memakai produk ini hampir 7 bulan, kalau boleh bilang I’m not a big fan of this product. Saya masih suka banget laneige lip sleeping mask saya sebelumnya.

Bedanya apa?

Awal-awal pakai produk ini saya ngerasa aman-aman aja sih, bibir saya tetep terasa lembab.

Tapi semakin kesini saya gak ngerasain banyak hal positif lain lagi.

Kalau pakai laneige malam hari. Biasanya paginya kulit kering disekitar bibir saya terasa lebih lunak, sehingga ketika diusap pakai kapas atau tissue, kulit bibir yang kering itu mudah terangkat. Jadi bibir setelahnya terasa lebih soft dan moist.

Saya gak pernah pakai lip scrub selama ini, malah biasanya pas saya lagi scrub wajah, kadang barengan saya scrub juga bagian bibir pakai scrub wajah yang nyisa di tangan, tapi ini pun kalau lagi ingat aja. Dan dulu saat pakai laneige itu saya gak scrub bibir pun gak masalah, karena kulit keringnya mudah terangkat, dan bibir pun masih terasa lembut.

Lain halnya dengan vaseline ini. Pernah ngerasain gak sih, kadang kalau pakai lipstick matte, kulit bibir jadi kering banget sampai pecah-pecah, kayak mau ngelupas gitu tapi masih nyangkut banget di bibir, kalau ditarik malah takutnya berdarah. Nah kalau saya pakai vaseline ini di malam hari, keesokan paginya malah bibir saya teksturnya makin kaku, bagian bibir yang setengah-mau-ngelupas-setengah-masih-nyangkut itu tidak kunjung melunak, jadinya kalau pakai lipstik, bibir kelihatan patchy gitu. Lain halnya kalau pakai laneige, kulit kering tersebut mudah sekali untuk lepas dari bibir ketika diusap pakai tangan sekali pun.

Saya juga ngerasa produk ini tidak menyerap ke kulit bibir, jadi dia hanya melapisi bagian luar saja, kalau pakai laneige memang dia sama-sama melapisi bagian luar juga, tapi tetap memberikan kesan hydrating ke kulit bibir.

Saya ngerasa vaseline ini cuma memberikan kesan berminyak aja di bibir, tidak terlalu melembabkan.

Mungkin lain hasilnya kalau dirutinin bareng produk scrub bibir khusus seperti lip scrub kali ya.

Saya gak tau sih, karena gak pernah coba.

Tapi kalau boleh jujur, laneige itu masih holy grail banget, fungsinya untuk melembabkan bibir kecapai, trus wanginya juga enak. Kalau vaseline itu kan gak ada wangi dominan apa-apa ya, ya seperti wangi petroleum kebanyakan.

Btw, saya beli ini di singapur, tepatnya di Mustofa, dengan harga kalau gak salah $1.6, kalau konversinya ke rupiah itu kurang lebih 16.000 dengan ukuran 50 ml. Ini bisa habis lama banget sih, saya uda pakai 7 bulan aja belum habis setengah.Tapi gara-gara itu, saya jadi greget pengen cepet habisin, karena pengen nyoba yang merk lain, contohnya dari brand nuxe, katanya bagus.

Kalau untuk yang jarang pakai lipstick matte mungkin produk ini masih oke-oke aja kali ya. Tapi saya ini salah satu fans beratnya lip matte, susah berpindah hati. Dan sejauh ini, vaseline belum sepenuhnya menjawab kebutuhan saya untuk mengatasi kulit bibir saya yang cenderung kering banget.

Oh iya, kalau di packaging-nya sih vaseline punya saya ini tertulis Made in India. Saya pernah denger kalau yang Made in Arab itu beda ya sama buatan negara lain? Katanya lebih bagus untuk ngatasin kulit kering, saya gak paham, apa ada kandungan yang berbeda? Karena kalau dilihat di packaging vaseline punya saya, ingredient-nya cuma satu, yaitu petroleum.

Mungkin ada kandungan lainkah yang membedakan vaseline made in Arab dengan yang lainnya? mungkin karena menyesuaikan dengan kondisi iklim disana? Saya gak tau.

Untuk kesimpulannya, saya gak akan repurchase kayaknya, pengen nyoba lip care dari brand nuxe yang kata @mrsdelonika itu bagus banget, malah jadi holy grail dia banget. Walaupun harganya lebih mahal, tapi rasanya lebih puas kalau produk yang kita beli itu benar-benar berfungsi sepenuhnya kepada kita, lagian pake lip care itu butuhnya dikit banget, bahkan gak akan habis dalam 6 bulan langsung, jadi good investment sih.

Ok cukup sekian, semoga sharing ini bermanfaat yah. 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *