jurnal pribadi

Pengalaman Menyenangkan Semester Kedua Kuliah di SBM ITB

Personal

Halo, kali ini aku ingin berbagi cerita tentang masa-masa kuliahku di semester kedua di SBM ITB. Mungkin aku bakal paparinnya sesuai dengan matkul apa aja yang aku hadapi di semester ini ya.

Apa saja yang dipelajari di semester 2 di SBM? Tidak jauh berbeda dengan mata kuliah di semester pertama, pada semester ini kalian juga akan mengalami perbekalan dalam segi pengembangan soft skill yang didapatkan secara langsung ataupun tidak langsung dari mata kuliah yang diberikan. Apa saja itu?

Tata Tulis Karya Ilmiah

Dosen saya, Pak Jejen, pernah mengatakan bahwa menjadi seorang pebisnis tidak melulu tentang bagaimana meraup untung sebanyak-banyaknya, tapi juga bagaimana ia dapat berkontribusi dan bermanfaat bagi orang lain. Salah satu realisasinya adalah dengan membagi ilmu yang didapatkan kepada orang lain baik itu dengan mengkomunikasikan langsung maupun dalam bentuk tulisan yang dipublikasikan kepada publik. Tidak jauh berbeda dengan pelajaran bahasa indonesia pada umumnya, namun disini kalian akan memperdalamnya lagi dan lebih memahami penggunaan kaedah ketatabahasaan dalam bentuk ilmiah. Pada akhir semester nantinya kalian akan diperintah untuk membuat sebuah artikel atau opini yang wajib dikirimkan ke salah satu koran lokal di daerah manapun di indonesia, hal ini untuk memupuk jiwa menulis mahasiswa untuk mau membagi ilmu dan informasi yang didapatkan kepada masyarakat dan menyampaikan opini dari sudut pandang mahasiswa itu sendiri.

Kepemimpinan dan Praktek Manajemen (Management Practice and Leadership)

Ini adalah salah satu mata kuliah yang paling menguras waktu, tenaga, pikiran, dan pusat perhatian mahasiswa pada semester ini. Jika pada semester pertama kalian menghadapi matkul performance art yang menuntut kalian untuk mau dan bisa tampil di depan orang dalam kelompok kecil yang terbagi di dalam kelas, pada mata kuliah ini kalian akan dihadapkan dengan hal yang sama namun dalam ruang lingkup yang lebih luas. Kalian tidak akan dituntut untuk menampilkan berbagai drama berbeda setiap minggunya seperti yang terjadi di performance art, melainkan kalian akan mempersiapkan satu proyek besar yang akan diselenggarakan di akhir semester yang bahkan sudah dirancang dan direncanakan sejak awal semester. Semua mahasiswa SBM yang berjumlah 310 orang terhimpun dalam proyek ini untuk saling berkontribusi menurut minat dan bakat masing-masing, proyek ini disebut dengan Oddisey. Beberapa waktu lalu, angkatan saya telah berhasil menyelenggarakan oddisey dalam bentuk sebuah festival dimana mahasiswa akan terbagi menjadi tiga kategori besar, yaitu performance, bazaar, dan wahana. Bukan berarti jika kamu memilih menjadi bagian dari divisi bazaar ataupun wahana kamu tidak akan menghadapi bagaimana tampil di depan orang, tetap saja kamu dituntut untuk bisa menciptakan atmosfer berbeda di booth yang kamu kelola untuk menarik massa datang ke booth-mu, bisa dengan menampilkan mini drama, monolog, dan lainnya, tergantung kreaktivitas masing-masing booth. saya sendiri tergabung dalam tim main course di divisi bazaar dimana tim ini terbagi lagi menjadi tiga subkelompok untuk menjual makanan utama yang berbeda, saya pun memilih untuk menjual cordon bleu bersama dua anggota tim lainnya, dan alhamdulillah saat hari H dari seratus porsi yang tersedia, semua terjual habis. Seperti yang saya paparkan sebelumnya, walaupun kami di tim bazaar bukan berarti kami tidak akan tampil di depan pengunjung, saat hari H kami menampilkan karakter-karakter penyihir yang membangun sebuah cerita berdasarkan menu yang kami bawa.

Tujuan dari matkul ini tidak jauh berbeda dengan matkul performance art sebelumnya, belajar bekerja sama dalam tim, belajar berani untuk tampil di depan orang, dan belajar untuk menjawab semua masalah-masalah yang pasti akan muncul dalam proses yang dihadapi saat mempersiapkan event tersebut, namun kali ini dengan jumlah anggota yang lebih banyak, panggung yang lebih luas, masalah yang lebih kompleks, dan penonton yang jauh lebih banyak.

Banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang didapat saat mempersiapkan oddisey ini, tidak sedikit masalah-masalah yang dihadapi menguras emosi dan tentunya tenaga kami, namun kami harus mengesampingkan ego dari masing-masing pribadi demi terselenggaranya oddisey sesuai dengan harapan angkatan kami.

Matematika Bisnis II

Tidak jauh berbeda dengan matematika bisnis I, pada mata kuliah ini kalian juga akan belajar hitung-hitungan, namun pengaplikasianya lebih mendalam mengenai masalah keuangan, pemasaran, dan operasi yang akan dihadapi ketika ingin membangun bisnis. Mata kuliah ini akan jauh lebih berat dari sebelumnya ditambah lagi dengan beban mata kuliah lain yang juga cukup berat, maka tidak heran jika beberapa mahasiswa harus mengulang di semester berikutnya karena tidak mencukupi batas nilai yang dianjurkan.

Pengantar Rekayasa dan Desain II

Seperti yang telah saya jelaskan di Pengantar Rekayasa dan Desain I di semester pertama, kalian akan mempelajari hal yang sama yang terhimpun dari tiga rumpun ilmu yaitu SBM, SAPPK, dan FSRD, namun kali ini mahasiswa dari masing-masing jurusan akan disatukan dalam satu kelas untuk membuat sebuah produk yang direalisasikan dalam bentuk real dimana masing-masing keilmuan akan berkontribusi dalam merencanakan ide produk yang memiliki prospek yang bagus kedepannya, menyusun pemasaran, keuangan, dan lainnya serta menambahkan sentuhan artistik untuk menambah nilai lebih dari produk tersebut.

Kajian Tatanan Masyarakat (Study of Human Society)

Mungkin kalian bertanya-tanya apakah hubungan antara bisnis dengan mempelajari tentang pola hidup masyarakat? Bisnis itu sendiri merupakan sebuah bentuk usaha yang dibangun atas dasar menjawab problem masyarakat dan pada akhirnya masyarakat pula yang akan memanfaatkan produk tersebut, bisnis tidak akan terlepas dari manusia. Disinilah kalian akan belajar tentang mengenal masyarakat secara lebih mendalam, kalian melihat kondisi mereka, masalah mereka, kebiasaan mereka, aktivitas mereka, dan lainnya sehingga dari hal-hal tersebut kalian bisa mengambil sebuah garis merah apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini dan bagaimana cara berkontribusi terhadap mereka. Pada akhir semester nantinya, kalian akan menghadapi ekskursi atau biasa disebut dengan kuliah lapangan dimana kalian akan tinggal dengan masyarakat di desa terpencil selama empat hari untuk mempelajari hal-hal yang telah saya sebutkan sebelumnya, disini juga kalian akan mempelajari bagaimana cara untuk mendekati masyarakat dan berbaur dengan mereka. Salah satu tujuan dari mata kuliah ini adalah agar mahasiswa-mahasiswa tetap “membumi” disaat mereka bermimpi setinggi langit untuk mencapai kesuksesan dalam bisnisnya, mereka harus tetap melihat ke bawah, karena nyatanya menjadi pebisnis adalah profesi yang sangat rentan akan “lupa diri”, lupa akan lingkungan sekitar serta bagaimana mereka dapat membangun bisnis yang menjangkau seluruh lapisan ekonomi dan sosial masyarakat, terbukti dengan SBM yang selalu menempatkan mahasiswanya di desa-desa terpencil setiap tahunnya.

Statistika Bisnis

Seperti namanya, pada mata kuliah ini kalian akan belajar mengambil, mengolah, dan menyajikan data yang berhubungan dengan bidang keuangan, pemasaran, operasi, dan lainnya. Tujuannya antara lain untuk mengetahui prospek bisnis yang sedang digeluti kedepannya, mengetahui perbandingan keuangan sebelum dan sesudahnya, mengetahui metode mana yang paling menguntungkan dalam hal pemasaran, ataupun tentang strategi-strategi yang paling memungkinkan untuk diaplikasikan dalam bisnis. Tentunya kalian tidak akan mempelajari hal-hal tersebut dalam bentuk teori, melainkan kalian akan merumuskannya dan menyimpulkannya dari data-data yang didapatkan, baik data dalam bentuk angka maupun deskriptif. Mata kuliah ini bisa dikatakan mata kuliah yang paling “mengerikan” di semester kedua, karena memang selain mata kuliah ini tergolong sulit juga ditambah dengan berbagai proyek-proyek besar dari mata kuliah lain yang menuntut perhatian lebih pula.

Intinya adalah SBM mengajarkan mahasiswa akan banyak hal, kenyataannya disini kalian akan lebih banyak terjun ke lapangan dan mengalami segala kondisi yang biasanya hanya dipelajari secara teori saja. Kalian dituntut untuk bisa memiliki time management yang baik, karena setiap semesternya kalian akan menghadapi minimal satu proyek besar yang menguras waktu, pikiran, dan perhatian kalian. Jadi, itu dulu cerita pada post kali ini, tunggu post selanjutnya ya.

Silahkan share ke teman atau sosial media yang kalian punya jika menurut kalian tulisan ini bermanfaat ya. Terima kasih. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.