Gedung SBM ITB

Yang Harus Kamu Tau Tentang SBM ITB!

Personal

Postingan pertama ini saya dedikasikan untuk adik-adik di luar sana yang berkeinginan untuk masuk SBM ITB namun terbatas dalam informasi. Tahun 2015 lalu saat saya browsing tentang topik SBM ITB, memang sedikit banget sih yang ngebahas, semoga penjelasan di tulisan ini cukup rinci ya teman-teman. ๐Ÿ™‚

Let’s get started!

Ada berapa jurusan di SBM ITB?

Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB terdiri dari tiga jurusan, yaitu jurusan Manajemen, Kewirausahaan, dan Bisnis Internasional. Kalau manajemen dan kewirausahaan dua-duanya sudah terakreditasi A, kalau untuk international business saya sejujurnya kurang tau. ๐Ÿ™‚

Lokasi Kuliahnya dimana?

Untuk Manajemen dan bisnis internasional, lokasi kuliahnya ada di Kampus Ganesha, Bandung. Sedangkan untuk Kewirausahaan terletak di Jatinangor.

Jalur masuk SBM ITB

Untuk adik-adik yang berkeinginan untuk masuk SBM ITB, kamu bisa mencoba dua alternatif jalur, yaitu SNMPTN (jalur undangan) dan SBMPTN (ujian tulis). Pengalaman dari teman-temanku, walaupun kamu merupakan siswaย  jurusan IPA saat di SMA, kamu masih bisa berkemungkinan lulus di SBM ITB walaupun dari jalur SNMPTN, karena beberapa kali aku liat banyak yang nanya masalah ini. Nah, untuk jalur SBMPTN sendiri, kamu masih bisa mencoba dari jalur soshum atau IPC. Intinya, masuk SBM ITB terbuka untuk yang lintas jurusan kok. Kalau aku liat disini bahkan mahasiswa yang background-nya di SMA IPA dan IPS hampir seimbang.

sbm itb belajar apa

Apa yang Dipelajari di Manajemen dan Kewirausahaan?

Pengalamanku semenjak kuliah disini, saat tingkat dua pemilihan jurusan, pasti ada aja yang galau mau masuk jurusan apa, hehe.

Di manajemen sendiri otomatis kita memang mempelajari gimana cara mengatur sebuah perusahaan agar berjalan efektif dan efisien supaya tujuan perusahaan tersebut tercapai, makanya di manajemen itu ada beberapa konsentrasi, ada marketing, finance, operation, dan human resource, karena aktivitas utama perusahaan terkait dengan empat konsentrasi ini, bahkan walau masih start-up.

Sedangkan di kewirausahaan, mahasiswanya memang dididik untuk menjadi pengusaha sejak awal, saat tingkat dua nanti, mereka yang berkeinginan untuk masuk jurusan ini akan mengikuti tes wawancara, memaparkan business planย  yang mereka ingin bangun nantinya.

Sedangkan di manajemen sendiri tidak ada seleksi khusus.

Kuliah di SBM ITB Berapa Tahun?

Ya, SBM ITB itu terkenal dengan kuliah akselerasinya. SBM sendiri memiliki sembilan beban semester yang bisa dirampungkan dalam waktu sekitar tiga tahun. Kalau lebih gimana? ya gak papa, itu pilihan, berarti gak lulus seangkatan, asalkan jangan sampai lebih dari lima tahun ya, bisa di drop out (DO) dari kampus.

Nah, singkatnya, satu tahun di SBM ITB itu terdiri dari tiga semester, biasanya sekitar bulan juni atau juli itu adalah semester pendek, dimana mahasiswanya disarankan mengambil sekitar 10 sks mata kuliah. Karena inilah, mahasiswa SBM ITB bisa cepat lulusnya, hehe. Tapi konsekuensinya, masa liburnya jadi singkat banget, kalau jurusan lain di ITB itu bisa libur hampir tiga bulan, kalau SBM cuma sebulan doang. huhu

Kelebihan dan Kekurangan SBM ITB?

 

Fasilitas SBM ITB
Failitas Belajar di SBM ITB
fasilitas sbm itb 2
Dokumen Pribadi
fasilitas sbm itb
Dokumen Pribadi
Fasilitas Loker SBM ITB
Fasilitas Loker SBM ITB

Sebenarnya ini relatif ya, kalau aku sendiri sampai sekarang merasa wah banget sama fasilitas yang disediakan SBM, kalau mau belajar itu emang PW banget rasanya, dimana aja bisa dan yang pasti nyaman, bahkan aku sendiri bisa dibilang cukup jarang ke perpustakaan pusat ITB untuk belajar karena memang di SBM itu senyaman itu untuk gawe tugas, belajar, dan lainnya. Fasilitas WIFI-nya pun kencang banget, kalau pengen rehat sejenak dari belajar, tinggal nonton film di Computer Lab atau bawa laptop sendiri nonton di kelas, bahkan rame-rame nonton di kelas bareng teman yang lain pakai proyektor. Aku akuin sih SBM dari segi fasilitasnya juara benget.

Yang kedua itu tentang dosennya, dosen SBM itu benar-benar yang mumpuni banget di bidangnya. Latar belakangnya juga mereka yang sudah jadi pengusaha, yang pernah kerja di perusahaan besar, pokoknya pengalaman hidupnya sudah banyak. Menurut aku ini sih yang penting, karena aku gak begitu suka belajar text book-oriented, aku lebih suka dosen tuh maparin pengalaman mereka yang sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Jadi gak monoton gitu, kamu harus benar-benar manfaatin kepintaran dosen ini sebaik-baiknya. hehe

Nah sekarang kekurangannya, hehe.

belajar kelompok sbm itb

Ini sebenarnya relatif sih ya, tapi memang di SBM itu tugasnya super bejibun. Tiap hari tuh bisa selalu ada tugas baru dan emang mahasiswanya harus belajar manajemen waktu banget supaya gak gila sendiri (lebay, wkwkwk). Tapi iya deh, kenapa aku bilang negatif? karena aku pernah beberapa kali nonton di youtube sistem belajar di Finlandia, mereka tuh enjoy banget belajarnya, gak stress, sehingga mereka bisa juga meluangkan waktu mereka untuk memperdalam passion yang mereka miliki, jadi mereka menikmati proses belajar mereka.

Apakah aku menikmati sistem perkuliahan di SBM? wkwk

Sekali lagi sebenarnya memang iya ini relatif banget, sebenarnya emang ngelatih banget manajemen waktu, tapi bagiku sendiri, ada saatnya memang aku enjoy banget dengan kuliahku, dan ada masanya aku super jenuh dengan tugas-tugas SBM yang super banyak.

Terlebih lagi, tugas kuliah di SBM hampir sebagian besar adalah tugas kelompok. Kamu harus nyesuain banget ngerjain tugasnya bareng teman yang lain, disini memang letak struggle-nya, kalau aku yang tipikal orang yang sabtu minggunya gak mau deket-deket sama urusan kuliah kadang-kadang harus berkorban karena teman yang lain bisanya cuma hari itu atau tantangan lainnya adalah karakter orang kan beda-beda ya, kadang ada beberapa sifat teman yang gak cocok sama kita, apalagi tugas SBM itu juga kebanyakan praktek semua, terjun kelapangan, dan biasanya projectnya bisa makan waktu berbulan-bulan dan disinilah keliatan semua sifat-sifat temen, pada akhirnya kita banyak belajar menyesuaikan diri dengan perbedaan. Tapi honestly, kadang aku juga cukup tertekan dengan hal ini sih, tapi ya aku berusaha belajar enjoy, karena memang lingkungan berbeda ini aku juga butuh, biar aku gak di comfort zone terus, hehe.

Sistem Perkuliahan di SBM ITB Tuh Gimana?

Jadi kuliah di SBM ITB tuh kebagi dua sesi, pertama sesi Auditorium dan yang kedua sesi Tutorial. Nah, di sesi Auditorium ini memang yang ngajarnya dosen senior, disini kita belajar tentang materi dan konsep yang sedang dipelajari, Auditorium itu emang kelas besar sih, bisa nampung sampai dua ratus mahasiswa, tapi kadang juga gak mencapai jumlah itu, tergantung mata kuliah.

Auditorium SBM ITB
Auditorium SBM ITB
Ruang Auditorium SBM ITB
Ruang Auditorium SBM ITB
Kelas Tutorial SBM ITB
Ruang Kelas Tutorial SBM ITB

Sedangkan di Tutorial, kita belajar aplikasi dari materi yang sudah dipelajari di Auditorium, jadi terintegrasi gitu, basanya bisa berbentuk ngerjain soal, tugas kelompok, project, atau bisa dalam bentuk nonton bareng yang tentunya berakhir dengan tugas juga, wkwk. Nah di tutorial ini kelasnya lebih kecil, jumlah mahasiswanya sekitar 40 orang, disini kita didampingi oleh dosen yang lebih junior. Sesi tutorial inilah biasanya agak tertekan, karena tugasnya selalu ada. wkwkwk. Tapi kalau kita enjoy sebenarnya jadi paham banget apa yang kita pejari dari materi tersebut, konsepnya uda dipaparin duluan trus langsung dipraktekin.

Jumlah Mahasiswa SBM ITB?

Total jumlah mahasiswa SBM ITB itu sekitar 310 orang kalau angkatanku, 80 orangnya jurusan kewirausahaan dan sisanya manajemen.

lulusan sbm itb

Prospek Kerja?

hmmm.. kalau manajemen itu bisa banyak sih, karena kan kuliahnya general banget, bisa kemana aja, bisa kerja di perusahaan, BUMN, bahkan bangun usaha. Kalau kewirausahaan memang uda disarankan dan ditanamkan banget dari awal masuk untuk buat bisnis, jadi kebanyakan mereka memang jadi pengusaha walaupun memang ada beberapa yang tetap kerja di perusahaan.

Ini juga salah satu pertimbanganku kenapa ambil manajeman, aku memang punya niatan juga buka bisnis, sempat galau waktu itu mau ambil manajemen atau kewirausahaan, tapi akhirnya ambil manajemen karena pertimbangannya kalau kuliah di Bandung lebih mudah ngejangkau vendor dan akses dengan fasilitas lain yang belum tersedia di Jatinangor. Trus aku juga ambil konsentrasi marketing yang bisa kepake juga untuk bisnis pribadi.

Mahasiswa SBM hedon?

Ini salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyain ke aku.

โ€œkak, anak SBM tu hedon banget yaโ€?

Aku gak tau sih sikon mahasiswa jurusan lain di ITB gimana. Kalau menurut pandanganku, mungkin karena kebanyakan anak SBM itu anak-anak Bandung dan Jabodetabek yang dekat dengan rumah dan fasilitas, makanya terlihat agak berada. Tapi tenang aja, masih banyak kok mahasiswa lain yang low profile, kamu gak akan gak punya teman disini asalkan kamu mau berusaha mencari teman, gak perlu ikut arus juga, cukup berprinsip, dan teman-temanmu akan terseleksi dengan sendirinya.

Gelar lulusan SBM ITB?

Kalau untuk manajemen itu S.Mn dan untuk kewirausahaan itu S.Kw.

Kuliah di SBM ITB mahal?

Fasilitas SBM ITB
Mahasiswa bisa isi ulang air mineral gratis di despenser yang disediakan

Iya banget, wkwwk, aku mengakui, tapi kamu masih bisa ngurus untuk ajuin keringanan UKT atau Bidik Misi. Tapi sejujurnya ini sesuai dengan fasilitas SBM yang terus diperbarui setiap tahun, seperti yang aku bilang sebelumnya, fasilitasnya sangat oke dan dosennya itu sangat professional, bahkan dari dosen luar negeri. Kita juga sering datang dosen tamu dari luar, pimpinan perusahaan besar, dosen luar negeri, pejabat, atau pengusaha-pengusaha besar untuk sharing kepada para mahasiswa. Kegiatan di SBM ITB pun untuk perkuliahannya gak main-main, kita terjun ke lapangan langsung, bahkan trip keluar kota tanpa ada tambahan biaya, konsumsi dan transportasi disediakan, atau kegiatan lainnya yang seharusnya menguras biaya mahasiswa tapi bisa free charge di SBM. Jadi ya ini agak melegakan mahasiswanya yang kebeban dengan UKT SBM yang mahal.

Apa beda manajemen SBM ITB dan manajemen kampus lain?

Aku gak berani bandingin sih, karena memang aku gak pernah merasakan kuliah di manajemen univ lain atau melihat langsung, kalian bisa tarik kesimpulan sendiri sesuai apa yang uda aku paparin. Tapi intinya SBM itu PRAKTEK banget.

Passing grade di SBM ITB?

Percaya aku, passing grade itu asalnya dari bimbel-bimbel yang buat, bukan resmi dari universitas.

Sistem seleksi universitas bukan dari passing grade. Kalau SBMPTN, sistemnya adalah melihat nilai tertinggi sesuai jumlah kuota SBM yang diterima, misalnya kuota SBM 310 orang, jadi diambilnya 310 orang dari nilai tertinggi yang ngambil SBM ITB di tes tersebut. Kalau pada tahun tersebut nilai terendah yang lolos di SBM itu misalnya 50,00, maka itu jadi patokan bimbel buat passing grade tahun depannya, kalau tahun depan berubah jadi lebih tinggi atau lebih rendah, ya itu patokan dari grade terendah tahun sebelumnya.

Intinya jangan berpatokan banget sama passing grade, tetap usaha maksimal semampumu ya.

Kalau SNMPTN sistem seleksinya sejujurnya aku gak bisa jawab banyak, bisa melibatkan banyak faktor, nilai siswa, reputasi sekolah, bahkan reputasi alumni.

Jangan terlalu berharap dengan SNMPTN, berdoa perlu tapi tetap berusaha untuk SBMPTN.

Mungkin itu aja sharing kali ini ya, boleh banget nanya-nanya langsung di kolom komentar di bawah atau share ke teman-teman lain atau di sosmed kalau memang menurut kalian konten ini membantu. Semangat ya ๐Ÿ™‚

 

 

8 thoughts on “Yang Harus Kamu Tau Tentang SBM ITB!”

  1. kak tolong bgt ini mah kasih tau, kalau di sbm katanya emg banyak matematika nya dan hitungan ya? sampe ada calculus dan lain lain? atau hanya smt awal aja? makasih kak jawabannya bakal sangat membantu

  2. Kak klo misalnya kita gk betah tuh di jurusan nya pas semest selanjutnya bisa pindah gak ke jurusan lain gitu , atau bahkan bisa gak sih pindah Fakultas klo di ITB tu kak ? Jawabannya bkalan sangat membantu banget ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *