Nilai Kehidupan dari Patch Adams, Sang Dokter Sejati

Personal

Kemarin saya menonton salah satu film yang diangkat dari kisah nyata perjalanan hidup seseorang yang sangat berdedikasi di dunia kedokteran, yaitu Patch Adams. Saya rasa ini salah satu film yang sangat saya rekomendasi untuk ditonton oleh semua kalangan, khususnya mereka yang ingin menjadi dokter atau berstatus sebagai dokter. Dia salah satu orang yang patut diberikan penghargaan karena dedikasinya dalam menyembuhkan orang lain tanpa biaya sedikitpun dan mengubah pandangan orang lain tentang praktik ilmu kedokteran sebenarnya. Latar belakang pendidikan saya memang bukan di bidang kedokteran, tapi banyak sekali nilai kehidupan yang saya dapatkan dari beliau, terlebih bagaimana TAKE AND GIVE berlaku di dunia ini.

Dari seorang Adams saya belajar bahwa kita harus melihat sesuatu dengan cara yang berbeda, tak masalah jika harus berbeda dengan orang lain, yang penting selama tujuan itu benar, maka lanjutkan. Hunter adams, itulah nama aslinya, adalah sosok yang kritis yang mampu melihat masalah dari akarnya, tidak hanya mengikuti alur seperti yang kebanyakan orang lakukan, zaman sekarang orang percaya bahwa penyakit harus disembuhkan dengan berbagai pengobatan medis, namun terkadang kita melupakan psikis pasien, sehingga sama saja, ketika perawatan medis gencar dilakukan namun tidak dibarengi dengan sikap positif dari pasien, tidak akan ada perubahan yang signifikan.

Dari sikap kritis yang dimilikinya, saya menyadari bahwa Adams ingin menjadi dokter benar-benar untuk tujuan mulia sebagaimana fitrah seorang dokter adalah menjadi perantara Tuhan dalam mengangkat penyakit manusia. Mimpinya saja yang ingin menjadi seorang dokter sudah sangat mulia, apalagi realisasi Adams dalam mewujudkan mimpinya, dia benar-benar mendalami dan memposisikan diri sebagai pasien, tidak hanya melihat dari kaca medis. Sangat berbeda ketika sebagian orang berlomba-lomba menjadi seorang dokter karena gelar kehebatannya dan terlalu mengejar bagaimana cara orang melihat mereka, terhormat dan sulit didekati. Tapi sekali lagi Adams berbeda.

Memang benar ketika Adams memilih untuk mengikuti metode berbeda dengan kebanyakan orang, dia harus menghadapi banyak rintangan untuk mendapatkan gelar kedokterannya, melawan arus berarti berani untuk melawan ombak yang menghadang, namun ketika tekad itu bulat dan diikuti dengan sikap pantang menyerah, maka bukan mustahil kita akan mencapai tepi pantai juga akhirnya. Sama seperti adam, walaupun harus menghadapi berbagai penolakan, pada akhirnya ia bisa meraih mimpinya menjadi dokter dengan cara yang sangat terhormat.

Tidak hanya itu, Adams mengajak teman-temannya untuk sukses bersamanya, mencoba mengubah pandangan orang lain dalam melihat sesuatu, tidak kaku, dan berani mengambil risiko. Walau awalnya ia dianggap aneh, namun pada akhirnya kedua teman dekatnya tersebut membenarkan bagaimana cara Adams berpikir. Selain itu para perawat rumah sakit kampusnya yang sering melihat adam bersenda gurau dengan pasien, bahkan pasien yang sangat sulit didekati sekalipun, cukup antusias dengan tindakan adam karena memberikan kemudahan sekaligus pelajaran baru bagi mereka dalam upaya untuk menangani pasien. Satu nilai lebih lagi dari adam yang mampu memberikan pelajaran secara tidak langsung kepada orang lain melalui tindakan dan sikap yang dia perlihatkan, bukan hanya pencitraan saja.

Selain itu, pandangan adams dan teman-temannya mengenai arti kesuksesan mungkin berbeda, sukses bagi mereka ketika mereka mampu memberi manfaat bagi orang lain. Tidak ada jaminan memang segalanya akan selalu berakhir bahagia, seperti teman perempuan Adams yang berakhir dengan kematian ketika ia mencoba untuk mendalami profesinya sebagai dokter untuk terjun melihat pasien, bukan hanya berkutat dengan buku dan teori saja. Namun point pentingnya adalah kematiannya tidak berakhir sia-sia, karena ada banyak orang yang tersembuhkan, ada banyak orang yang kembali bisa merasakan hidup kembali dari sakitnya.

Mereka mengerti bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan sama lain. Maka sudah seharusnya setiap orang memiliki sisi kemanusiaan untuk membantu orang lain, tidak hanya fokus dengan pangkat dan kehormatan, tapi juga kepentingan bersama. Terlihat di film ini bagaimana pihak rumah sakit disana sangat menyulitkan administrasinya, tidak mengutamakan pasien namun keteraturan sistem yang sudah terbentuk. Sehingga akhirnya Adam memutuskan untuk membangun kliniknya sendiri dengan bantuan seseorang yang pernah ia temui di rumah sakit jiwa tempat ia dirawat dulu yang bernama Arthur. Disini saja sudah membuktikan ketika kita membantu orang lain, suatu saat mereka akan menolong kita kembali, bahkan di saat yang tidak di sangka-sangka, saat kita berada di kondisi sangat terjepit sekalipun, mungkin saja pertolongan yang datang kepada kita berasal dari buah kepeduliaan kita kepada orang lain dulunya, karena memang hukum alamnya adalah perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin orang lain memperlakukanmu. Jika kita ingin sukses kecil, bantulah sejumlah kecil orang lain. Jika kita ingin sukses besar, bantulah orang sebanyak-banyaknya. Singkat kata, semakin banyak manfaat yang kita berikan kepada orang lain, semakin banyak kita menerima.

Membantu orang lain bukan berarti menghambat mimpi kita, semakin banyak kebahagiaan yang kita berikan secara langsung atau tidak langsung kepada orang lain, maka semakin berkah jalan kita menuju tujuan yang kita inginkan, karena akumulasi dari kebahagiaan orang lain akan menjadi doa terbaik untuk kesuksesan kita nantinya dan tentunya semakin banyak juga yang mencintai pekerjaan kita.

Adam juga salah satu orang yang tidak mengambil kesimpulan langsung terhadap bagaimana orang bertingkah laku, tidak seperti orang lain yang lebih suka menghakimi tanpa berusaha mengulik alasan seseorang bertindak seperti itu. Layaknya kejadian saat adam bertemu dengan arthur, pasien yang divonis gila karena kejeniusannya, adam melihat bahwa pria itu tidak benar-benar gila, namun pria tersebut mampu melihat sesuatu dengan cara berbeda untuk menemukan rahasia alam yang orang lain tidak tahu, barulah saat itu adam menyadari bahwa pria itu memiliki kemampuan yang luar biasa dan tidak pantas dianggap gila. Ketika kita mencoba untuk mendalami seseorang, tidak langsung menjudge, mungkin saja kita dapat menemukan sesuatu yang jauh berbeda dengan apa yang dipikirkan orang lain, bahkan sesuatu yang luar biasa yang bisa saja mengubah pandangan kita pribadi akan satu hal.

Membantu orang lain juga akan memperbesar peluang kita untuk sukses, karena orang yang baik akan dicari oleh orang lain, bukan kita yang mencari mereka. Adams dikelilingi oleh pasien, sahabat, atau pun rekan-rekannya yang sangat mendukungnya untuk mengejar mimpinya menjadi dokter, karena dedikasinya nanti ketika menjadi dokter sudah tercermin semenjak ia belum menjadi dokter sekalipun. Bukan hal yang mustahil ketika nantinya ia berhasil meraih gelar kedokterannya dan membuka sebuah klinik, maka kliniknya akan didatangi oleh banyak pengunjung dan tentunya menghasilkan profit yang tinggi bagi dia. Namun luar biasanya ia lebih memilih untuk membangun klinik gratis untuk menampung pasien-pasien yang tidak memiliki cukup uang untuk berobat, dan lebih dari itu pada akhirnya dia mampu mengajak banyak dokter untuk bergabung dengannya dan mendedikasikan hidup mereka untuk menyembuhkan penyakit-penyakit orang lain, adam mampu membuat orang lain untuk memiliki jiwa malaikat sepertinya, tak heran para dokter tersebut akhirnya meninggalkan praktek pribadi mereka dan bergabung dengan adam.

Sungguh sangat luar biasa pengaruh seorang adam dalam membantu, memberikan kebahagiaan, memberikan pelajaran hidup, mengajarkan nilai-nilai hidup yang tidak pernah terbayangkan oleh orang lain, dan memberikan dampak positif dalam perubahan cara berpikir dan bertindak orang lain, semuanya dilakukannya bukan hanya dari perkataannya saja, namun lebih banyak dari dedikasinya secara langsung yang membuat semua orang percaya bahwa adam memang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.