5 Simplest Ways to Take Action to Help the Environment

HEALTH

Pemberlakuan kantong plastik berbayar di berbagai supermarket di Indonesia nyatanya masih perlu di evaluasi. Saya rasa setiap orang masih rela dan tidak bermasalah untuk mengeluarkan uang sebesar 200 rupiah untuk membeli sebuah kantong plastik saat berbelanja. Semestinya peraturan yang dibentuk dapat membuat setiap orang berpikir dua kali jika lupa atau tidak membawa tas belanjaan setiap berbelanja di supermarket.

Namun sampai kapan kita harus didikte oleh peraturan tanpa kesadaran diri sendiri?

Nyatanya berbagai macam bencana di dunia ini berawal dari sampah, sampah bisa dalam bentuk apa saja, sampah anorganik seperti bungkus plastik hingga sampah yang berbentuk polusi. Kesadaran masyarakat yang masih minim menyebabkan usaha kaum minoritas yang peduli terhadap lingkungan untuk mengurangi limbah tidak membuahkan hasil yang signifikan. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mulai lebih sadar melindungi alam yang seharusnya menjadi milik bersama ini, salah satunya dengan merubah kebiasaan diri sendiri.

Buy Less

Berpikirlah dua kali sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah barang. Apakah anda betul-betul membutuhkannya atau hanya sebatas keinginan semata? Percayalah bahwa keinginan itu hanya sementara, suatu saat anda bisa bosan dan melupakan barang tersebut. Belajarlah untuk memisahkan mana kepentingan dan mana nafsu semata. Akan sangat disayangkan jika barang yang sudah terlanjur anda beli malah berujung menjadi barang yang tak terpakai, hingga pada saatnya anda harus membuangnya karena sudah tidak layak dipakai atau bahkan out of date. Ujung-ujungnya barang tersebut akan menjadi sampah yang sangat sulit untuk di daur ulang.

Reduce the Amount of Waste You Create

Saya pribadi selalu membiasakan diri untuk meminimalisasi penggunaan kantong plastik saat berbelanja di supermarket ataupun bahkan di pasar dengan cara selalu membawa tas ketika saat berbelanja. Saya akan meminta penjual untuk tidak menaruh barang belanja saya ke dalam plastik melainkan di tas jinjingan yang saya bawa.

Walaupun saat itu saya tidak sedang membawa tas, seperti saat saya sedang membeli kue di pedagang, saya akan menenteng belanjaan saya tanpa menggunakan plastik jika masih memungkinkan.

Jika anda salah satu orang yang senang membeli makan di laur, biasakanlah untuk membawa wadah bekal agar penjual tidak perlu memakai plastik untuk membungkus makanan anda. Walaupun kelihatannya sepele, namun jika semua orang melakukannya, tentu perubahan itu bukan hal yang mustahil.

Cara lainnya adalah dengan mengurangi penggunaan kertas, zaman sekarang semakin dimudahkan dengan adanya surat elektronik, sehingga anda bisa meminimalisasi penggunaan kertas. Berusahalah untuk memaksimalkan fungsi kertas sebaik-baiknya. Jangan langsung membuang kertas yang baru anda tulis sedikit, pergunakanlah sebijak mungkin, seperti dengan menggunakannya kembali sebagai kertas coretan untuk perhitungan, sehingga anda tidak perlu mengambil kertas baru.

Recycle

Ketika anda berbelanja barang seperti sepatu, tas, atau lainnya biasanya akan disertakan dengan kotak pembungkus. Anda bisa menjadikan kotak tersebut sebagai wadah menaruh dan menggabungkan barang-barang anda yang berceceran agar lebih terlihat rapi. Mainkan kreativitas anda ketika anda dihadapkan pada berbagai sampah yang masih layak digunakan, sehingga fungsinya menjadi lebih bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia. Anda juga bisa mendaur ulang kertas, plastik, atau lainnya menjadi kerajinan tangan yang menarik bahkan layak jual.

Reduce Your Energy Consumption

Apakah mematikan lampu ketika pagi sudah tiba adalah hal yang begitu sulit? Apakah mematikan AC dan membuka jendela rumah Anda terlalu berat untuk dilakukan? Renungkan, AC alam jauh lebih menyegarkan dan menyehatkan, dan malah sangat bagus untuk meningkatkan mood anda ketika anda menghirup udara pagi yang masih minim polusi. Sampai kapan kita akan berdalih untuk menghindari tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dengan alasan bahwa kita sudah membayar energi/listrik yang digunakan. Apakah sampai segala sumber daya energi di dunia ini habis? mari kita lebih berpikir dalam jangka waktu panjang, tidak hanya meilhat kondisi sekarang saja.

Use Eco-Friendly Products

Ada baiknya anda mulai berganti menggunakan produk pembersih, seperti cairan pencuci piring, detergent, atau all purpose cleaner dengan produk-produk berbahan dasar alami. Hal ini berguna untuk mengurangi polusi air yang dapat membunuh hewan atau tumbuhan air. Biasanya perusahaan yang berbasis natural tidak hanya mengedepankan kualitas kandungan produknya yang berbahan dasar alami dan ramah lingkungan, namun juga dalam hal packaging mereka lebih memilih menggunakan bahan-bahan yang bisa diuraikan dalam kurun waktu 2-3 tahun.

Dengan membeli produk-produk mereka, anda sekaligus mendukung keberlangsungan bisnis mereka yang mengedepankan lingkungan. Ketika banyak orang beralih menggunakan produk natural, maka peluang bisnis di ranah ini semakin terbuka lebar dan banyak ide kreatif lain yang akan bermunculan untuk membuat produk-produk inovasi berbasis natural bahkan organik, dan tentunya semakin banyak perusahaan yang menjual produk natural, anda tidak akan kesulitan lagi untuk menemukan produk yang ramah lingkungan dan tentunya dengan harga yang lebih murah, contohnya seperti The Body Shop, mereka menggunakan bahan-bahan alami dalam produk mereka dan menyediakan penukaran poin setiap anda mengembalikan packaging yang sudah habis kepada mereka kembali. Tentu tindakan seperti ini patut dicontoh oleh perusahaan apapun, tidak hanya mengejar profit, namun kelangsungan alam juga.

Memang begitu mudahnya kita bisa menghakimi atau menyalahkan pemerintah karena ketidaksiagapan mereka dalam mendalangi bencana di negeri ini. Namun, bukankah negara tidak hanya terdiri dari pemerintah? Lebih dari itu mereka hanya sebagian kecil saja dibandingkan masyarakat yang berjumlah jauh lebih banyak, maka sudah sepatutnya masyarakat yang lebih berperan aktif untuk merubah lingkungan menjadi lebih baik. Jangan pernah berpikir dua kali untuk membuat sebuah perubahan. Mungkin anda berpikir untuk apa saya membuang-buang waktu menjaga lingkungan di saat yang lain malah berlaku sebaliknya, namun jika semua orang berpikir sama seperti itu tentu perubahan itu tidak akan terwujud. Jadilah orang-orang yang berintegritas, orang-orang yang melakukan segala sesuatu tanpa disuruh, orang-orang yang bertanggung jawab, orang-orang yang tetap memiliki prinsip yang benar walaupun orang lain tidak melihat atau menyadarinya.

Menyayangi alam adalah salah satu wujud syukur kita kepada Tuhan atas karunianya. Bukankah akan lebih menyenangkan ketika anda bisa menghirup udara segar sepenjang hari? Tidakkah anda berkeinginan untuk keluar dari mimpi buruk ketika banjir selalu melanda daerah anda? atau tidakkah anda lelah melihat masyarakat-pemerintah saling menyalahkan satu sama lain atas kerusakan alam? mari bersikap proaktif, mulailah dari diri sendiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.