My Non-Toxic Skin Care Buying Guide – Natural & Organic-Based

Beauty

Setahun belakangan ini, semenjak saya pindah ke Bandung dan memulai hidup menjadi mahasiswa rantauan, saya mulai berpikir untuk mulai menjalani gaya hidup yang lebih baik, yaitu healthy lifestyle. Ada beberapa faktor yang menyebabkan saya pada akhirnya begitu antusias untuk menjalani gaya hidup sehat. Diantaranya adalah karena saya yang menderita beberapa penyakit yang menuntut saya harus merubah pola hidup saya.

Beberapa tahun lalu sampai sekarang saya menderita infeksi saluran kemih dan alergi terhadap makanan hewani dan debu. Sewaktu saya check up ke dokter urologi beberapa tahun lalu saat saya merasa ada yang tidak beres dengan BAK saya, dokter menyatakan kalau saya menderita infeksi saluran kemih stadium ringan yang salah satu gejalanya adalah BAK yang tidak tuntas. Selain menjalani pengobatan dan check up rutin ke dokter, saya disarankan untuk mulai mengubah pola hidup saya menjadi lebih sehat.

Saat itu dokter menyarankan saya untuk mulai membiasakan minum air putih secara teratur. Ya, saya pun sangat sadar waktu itu bahwa tubuh saya cenderung kekurangan asupan air, kebiasaan saya dulu memang hanya akan minum air setelah makan saja, ditambah lagi dengan seringnya menahan kencing menyebabkan akhirnya saya harus menderita penyakit ini. Walaupun saya tidak menderita nyeri atau rasa sakit berarti sampai sekarang, namun tetap saja, jika tidak segera diobati maka penyakit saya akan bertambah parah.

Selain menderita infeksi saluran kemih, saya juga menderita alergi makanan, penyedap makanan, dan debu. Berawal dari masa SMA dulu dimana saya disekolahkan di sekolah boarding school, dimana saya harus menjalani kehidupan asrama dan tidak pulang ke rumah selama tiga tahun. Dengan pola hidup yang sudah terjadwal sedemikian rupa hingga makanan yang selalu disediakan oleh pihak dapur, sangat tidak memungkinkan bagi saya untuk memasak atau mengolah makanan sendiri ataupun berharap orang tua akan selalu membekali saya makanan rumahan setiap harinya.

Akhirnya saya pun harus mulai membiasakan diri untuk menikmati masakan yang diolah oleh pihak dapur asrama. Saya pribadi sadar bahwa makanan yang diolah oleh pihak dapur tidak terlalu terjamin kebersihannya dan cenderung memakai penyedap rasa, sangat berbeda dengan masakan buatan mama saya yang jauh dari penyedap. Saya ingat sekali minggu pertama saya masuk asrama saat itu saya mulai merasa gatal-gatal di seluruh tubuh. Anda mungkin pernah melihat orang yang menderita gatal karena ulat bulu. Begitulah reaksi alergi saya, bentol-bentol dan gatal di seluruh tubuh, saya pun sering ngeri melihat kondisi kulit saya ketika alergi saya sedang kambuh.

Pada saat itu saya tidak tahu bahwa saya rupanya menderita alergi penyedap dan makanan tertentu hingga akhirnya saya cek ke dokter dan dokter pun mengatakan bahwa saya alergi penyedap dan produk hewani terutama seafood. Alhasil saya pun harus membiasakan diri saat itu untuk makan sayuran dan produk olahan kedelai seperti tempe dan tahu sebagai sumber protein saya. Namun tetap saja, selama tiga tahun saya bersekolah di asrama, kerap kali saya harus pulang ke rumah atau pun ke dokter karena alergi saya kambuh yang disebabkan karena tidak terjaminnya kebersihan makanan dapur asrama dan bumbu penyedap yang dipakai.

Hingga setelah menamatkan masa SMA saya, saya pun mulai menjalani gaya hidup sehat dan terbukti saya mulai jarang menderita alergi kecuali jika saya sesekali memakan makanan yang dilarang. Mulai sejak saat itu, saya seringkali browsing di google dan membuka youtube untuk melihat dan mencari tahu gaya hidup sehat versi orang-orang. Hingga saya pun menemukan salah satu youtube channel seorang vlogger, Annie Jaffrey, yang memiliki antusiasme besar di bidang beauty, health, dan lifestyle. Saya pun menonton beberapa videonya yang diunggah di Youtube mengenai alasan ia memulai gaya hidup sehat dan bagaimana ia dalam menjalani gaya hidup sehatnya. Itulah yang memotivasi saya sampai sekarang untuk berubah menjalani gaya hidup yang lebih baik untuk investasi kesehatan saya jangka panjang.

Saya pun mulai mengolah makanan dari sayuran organik yang alhamdulillah dapat dijumpai dengan mudah di Bandung. Hingga sekarang saya pun sering sekali menonton channel-channel youtube dari berbagai healthy lifestyle-vlogger dari luar negeri untuk membuat saya lebih konsisten dalam menjalani gaya hidup saya yang baru. Namun tetap saja dengan jadwal kuliah yang padat membuat saya seringkali tidak punya waktu yang banyak untuk mengolah makanan sendiri, terkadang saya akhirnya membeli makanan di luar, namun tetap saya menghindari jajanan-jajanan pinggir jalan dan mencari alternatif makanan sesehat mungkin.

Dari makanan sehat, saya pun mulai melirik berbagai produk-produk yang berbasis natural dan organik. Secara perlahan saya mulai mengetahui berbagai ingredients berbahaya yang seringkali terdapat di beauty products, seperti sls dan paraben. Sekarang, jika membeli berbagai produk-produk kecantikan, seperti sabun, pelembab wajah, dan lain-lainnya, saya semakin teliti dalam melihat bahan-bahan yang dikandungnya. Hingga saya tidak sengaja menemukan sebuah website ketika saya browsing di google, www.ewg.org. The Environmental Working Group (EWG) merupakan perusahan berbasis non-profit yang mendedikasikan diri mereka untuk memberikan panduan dalam menjaga kesehatan dan menjaga lingkungan sekitar. Anda bisa menonton video singkat berikut ini untuk mendapatkan gambaran perusahaan ini.

EWG pun akhirnya meluncurkan sebuah aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di playstore telepon seluler Anda. Nama aplikasinya adalah EWG’s Healthy Living. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengetahui informasi suatu produk dan tingkat keamanannya untuk kesehatan. Anda bisa mengecek produk-produk kecantikan yang anda pakai sehari-hari apakah aman digunakan atau tidak dengan mengetikkan nama produk Anda di aplikasi tersebut. Nantinya aplikasi ini akan memberikan rangking dari 1-10 yang mengindikasi tingkat keamanan produk dari sangat aman sampai sangat berbahaya bagi kesehatan. Tak hanya produk kosmetik dan perawatan tubuh, anda juga bisa mengecek brand-brand makanan yang Anda makan disini, namun saya jarang menggunakannya karena daftar makanan yang ada dalam list EWG merupakan produk-produk produksi luar negeri yang seringkali tidak dijumpai di pasar kita.

aplikasi EWG's Healthy Living

Diatas adalah penampakan aplikasi EWG’s Healthy Living. Saya mencontohkan salah satu produk Sunscreen Banana Boat untuk mereview tingkat keamanannya bagi kesehatan seperti dibawah ini.

tingkat keamanan banana boat

Diatas menunjukkan rating untuk produk tersebut adalah tujuh (7) dimana sangat berbahaya untuk digunakan sehari-hari. Nantinya akan dipaparkan berbagai ingredients produk tersebut dengan tingkat keamanannya.

bahan-bahan banana boat

Terakhir, EWG akan memberikan konklusi atau kesimpulan bagaimana tingkat keamanan produk ini untuk kesehatan sehingga kita dapat lebih jelas mengenal ingredients mana saja yang harus dihindari dalam sebuah produk.

kesimpulan tingkat keamanan banana boat

Semoga informasi yang saya berikan kali ini bermanfaat ya dan kita semua bisa lebih teliti dan mau menjaga kesehatan kita untuk masa depan yang lebih baik. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.