cerminan masa depan

Write a Letter for My Future Self

Personal

Dan yang terpenting, aku tetap setia dengan tujuan awalku, yaitu menyediakan kehidupan berbeda untuk anak-anakku, yang bisa menjadikanku bagian dari kehidupan mereka sehari-hari. Aku membangun karierku berdasarkan apa yang cocok bagi keluargaku, dan sebagai hasilnya, fleksibilitas dan keuntungan dari menjual perhiasan juga telah membuat konsultan-konsultan perusahaan kami memiliki kesempatan-kesempatan yang sama untuk keluarga mereka. Untuk itu aku sangat bangga dan bersyukur.

Cookie Lee – Chicken Soup for the Entrepreneur’s Soul

Siapa yang tidak mau memiliki masa depan yang cerah, karier yang bagus, penghasilan tinggi, dan kenyamanan hidup lainnya?

Semua orang jika harus mengambil keputusan, tentu akan memilih untuk bisa mencapai level ternyaman dalam hidup mereka, untuk itulah semua orang bekerja keras, sekarang untuk nanti.

Saya pun begitu.

Saya ingin punya hidup yang nyaman untuk mengerjakan segala sesuatu yang saya sukai dan berada di lingkungan yang positif dan sesuai dengan minat saya.

Kutipan diatas saya dapatkan ketika saya membaca buku Chicken Soup. Setelah membaca bagian cerita tersebut, secara refleks saya langsung mengambil buku agenda saya dan mencatat kembali kalimat tersebut untuk saya baca dan ingat selalu maknanya.

Sejujurnya, itulah mimpi saya kedepan.

Saya ingin menjadi ibu, istri, dan orang yang bermanfaat bagi orang lain. Blog ini juga salah satu realisasi saya untuk mencapai tujuan tersebut. Setidaknya secuil kisah sehari-hari atau pemikiran-pemikiran yang saya dapatkan dari pengalaman-pengalaman dan hikmah yang saya dapatkan sejauh ini bisa sedikit menggelitik hati dan pikiran pembaca, atau sekedar mendapatkan jawaban atau renungan setelah membaca tulisan-tulisan saya.

Ketika saya mengatakan tujuan hidup saya kedepan adalah ingin menjadi seorang ibu, istri, sekaligus wanita karier yang memiliki fleksibilitas waktu yang tinggi, bukan berarti saya dengan mudahnya mampu mengatakan tujuan hidup saya tersebut ke semua orang. Hanya beberapa dari mereka yang saya percayai, khususnya mereka yang tau bahwa proses menuju kesana sangatlah sulit, sehingga mereka tidak langsung menghakimi saya ketika terkadang saya berubah haluan saat sedang kalut atau bertindak dan berpikir tidak sesuai dengan tujuan awal saya.

Tapi sampai saat ini saya berusaha untuk berkomitmen dan terus berusaha ditengah keraguan dan ketidakpahaman yang saya alami. Kondisi dimana saya ragu harus mengambil keputusan apa atau saat-saat dimana saya tidak paham jika dihadapkan pada posisi tertentu, saya harus bagaimana. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran saya yang sering membuat saya lelah dan akhirnya mengambil jeda sejenak.

Tapi sekali lagi, setelah berusaha menenangkan pikiran, saya kembali mengingatkan diri bahwa tujuan saya adalah menyediakan kehidupan yang berbeda untuk anak-anak saya kelak. Saya bisa membayangkan bagaimana rasanya kelak anak-anak saya mampu menjadikan saya sebagai satu-satunya sandaran mereka untuk bertanya, berkeluh kesah, berbagi duka, berbagi suka, tanpa gengsi, tanpa ada jarak, menjadi bagian dari mereka, memantau tumbuh kembang mereka selalu tanpa perlu pihak ketiga yang membantu.

Tak hanya itu, jerih payah yang saya usahakan setidaknya bisa menjadi sumber pengharapan bagi orang lain yang sedang mengadu nasib dengan membuka peluang nafkah bagi orang lain.

Doa saya, agar apa yang saya usahakan, setiap titiknya memiliki nilai manfaat yang bisa menjadi ladang pahala dan tentu menghasilkan ketentraman hati ketika saya menyadari bahwa apa yang saya usahakan bisa bermanfaat untuk banyak orang, terlebih keluarga saya nantinya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *