review laneige lip sleeping mask

Laneige Lip Sleeping Mask Review, My Holy Grail Lip Care

Beauty

Bibir saya bisa dibilang mudah sekali kering, pecah-pecah bahkan sampai terkelupas. Kalau uda pakai lip matte seharian, pasti malamnya bibir saya langsung kering bahkan sampai berdarah. Lalu sekitar 2 bulan ini saya coba merawat bibir saya pakai lip care product. Setelah baca beberapa review dari para beauty blogger, akhirnya saya menjatuhkan hati pada salah satu produk dari brand asal korea, Laneige.

Laneige sleeping mask terbuat dari campuran berry, seperti raspberi, stroberi, gojiberi, blueberri, dan berri lainnya yang kaya vitamin C dan antioksidan sehingga dapat mencegah penuaan kulit bibir dan dapat membantu mengangkat sel kulit mati di bibir saat tidur. Saya biasanya gunainnya setiap malam sebelum tidur, usapinnya sedikit aja ke seluruh permukaan bibir. Saya pribadi sangat puas dengan hasilnya, jujur saja bibir saya sering banget terkelupas karena sel-sel kulit mati yang ada di bibir, bahkan karena gak nyaman, kadang saya mengupas sel kulit mati tersebut hingga berdarah. Namun karena rutin memakai produk ini, bahkan hanya sekali pakai saja bibir saya jadi lebih lembut keesokan harinya, sel kulit matinya pun menjadi lebih lunak dan bisa lepas sendirinya dari bibir hanya dengan diusap pakai tangan, Iā€™m really amazed.

Waktu itu saya beli di online shop linosse di instagram. Saya beli yang kemasan 5 gram saja waktu itu untuk percobaan sebelum beli yang versi gedenya. Bahkan sampai penggunaan rutin selama 2 bulan saja, produknya belum habis setengah. Saya benar-benar rekomendasi produk ini untuk siapapun yang punya masalah bibir kering bahkan sampai pecah-pecah. Harganya sekitar 90.000 untuk ukuran 5 gram.

Namun memang teksturnya sedikit lengket dan kerasa banget kalau lagi pakai cream di atas bibir. Creamnya memang tidak langsung menyerap ke kulit saat pertama kali pemakaian, melainkan menambah lapisan baru di atas kulit seperti ketika kita memakai masker wajah, makanya namanya lip sleeping mask. Namun bedanya produk ini bisa di bawa tidur, tidak seperti masker wajah biasanya. Penyerapannya terjadi pertahap sepanjang malam, berbeda dengan lip care biasa yang langsung keserap ke bibir ketika awal pemakaian, sehingga saat malam hari bibir akan mudah kering kembali, apalagi di malam hari kulit mengalami dehidrasi maksimal karena tidak ada asupan air sedikitpun. Keesokan harinya saat laneige sleeping mask ini sudah terserap maksimal di bibir, kita hanya perlu mengelap residu dan sel kulit mati yang tertinggal, sehingga tekstur bibir menjadi lebih moist, kenyal, lembut, dan siap untuk dipakaikan lipstick bertekstur matte sekalipun. Hasil pemakaian lipstick pun jadi lebih bagus, terlihat sehat, dan merata. Saya juga tidak terganggu sama teksturnya yang lengket di awal, karena memang hasil akhirnya tidak mengecewakan sama sekali, kulit bibir saya benar-benar terlihat sehat. Saya juga berencana untuk repurchase ketika kemasan yang sekarang habis terpakai.

Itu saja review kali ini, semoga bermanfaat ya šŸ™‚

2 thoughts on “Laneige Lip Sleeping Mask Review, My Holy Grail Lip Care”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *