bahan berbahaya dalam shampoo

Is Your Shampoo Safe? Avoid These Harmful Ingredients

Beauty

Semenjak mecoba untuk menjalani gaya hidup sehat, saya semakin teliti terhadap apa saja yang saya gunakan sehari-hari, terutama yang masuk ke dalam tubuh saya. Tidak hanya menjaga dalam asupan makanan sehari-hari, namun juga produk-produk yang saya pakai. Karena ini merupakan investasi untuk kesehatan saya di jangka panjang. Salah satu produk yang sangat vital digunakan sehari-hari adalah shampoo.

Banyak sekali shampoo yang beredar di luar sana yang lulus BPOM namun sangat berbahaya bila terkontak langsung dengan kulit kita, tentu efeknya tidak dirasakan sekarang, namun terakumulasi sampai jangka panjang dan berujung kepada penyakit karsinogenik, seperti kanker.

Tentu banyak sekali kita lihat orang-orang dewasa di luar sana yang mengidap penyakit kanker tanpa tau apa penyebab aslinya, mungkin saja ini adalah hasil dari ketidaktahuan mereka di masa lalu mengenai apa saja yang mereka pakai untuk perawatan sehari-hari mereka.

Faktanya adalah setiap produk yang terkontaminasi dengan kulit, 60% kandungannya akan terserap oleh kulit, bayangkan saja bagaimana setiap hari bahan-bahan kimia berbahaya ini masuk ke dalam tubuh kita dan terakumulasi menjadi cikal bakal tumbuhnya kanker suatu hari nanti.

Salah satu cara untuk menghindari risiko ini adalah dengan teliti dalam melihat kandungan apa saja yang ada di dalam shampoo kita, saya selalu menyarankan untuk menggunakan produk-produk kecantikan berbahan dasar alami bahkan kalau bisa memakai bahan-bahan organik, sehingga terbebas dari bahan kimia berbahaya. Biasanya produk-produk kecantikan yang berbahan alami ini diproduksi oleh perusahaan-perusahaan yang mengedepankan kepentingan dan kelestarian alam dan makhluk hidup, seperti The Body Shop yang mudah kita jumpai, mereka mengeluarkan varian Shampoo Rainforest yang bebas dari bahan kimia berbahaya.

Berikut saya paparkan bahan-bahan kimia apa saja yang harus dihindari dalam memilih shampoo yang aman untuk digunakan.

Dietanolamina (cocomide DEA)

Zat ini bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker jika bergabung dengan bahan kimia lain yang terdapat di dalam shampoo. Zat ini merupakan zat pelarut yang bersifat keras yang biasanya digunakan sebagai detergent dalam produk shampoo, makanya shampoo yang banyak beredar di luar sana menghasilkan busa yang melimpah ruah walau penggunaannya hanya sedikit. The International Agency for Research on Cancer pernah merilis beberapa nama produk yang terbukti mengandung zat ini melebihi batas yang dianjurkan, untuk daftar produknya bisa klik disini ya. Walaupun produk yang kita pakai tidak ada dalam list tersebut, tidak ada salahnya untuk lebih meneliti kandungan yang digunakan dalam produk shampoo kita, karena jumlah shampoo yang beredar di dunia ini sangat banyak, akan sangat sulit untuk dijangkau semuanya oleh badan tersebut, sehingga banyak produk-produk berbahaya yang belum diteliti oleh mereka.

Sodium/Amonium Lauryl/Laureth Sulphate

Bahan ini merupakan bahan campuran yang berfungsi untuk menghasilkan busa di dalam produk pembersih, seperti shampoo, sabun cair, cairan pencuci piring, detergent, dan lain-lain. Sama halnya dengan DEA, zat ini berisiko menyebabkan kanker di kemudian hari. Anda bisa membaca ulasan tentang zat ini selengkapnya disini, saya pribadi selama ini menggunakan produk dari Natural Origin untuk shampoo saya karena kandungannya yang terbukti alami dan harganya tergolong terjangkau.

Parabens

Kalau biasanya untuk membuat makanan kemasan bertahan lama, biasanya pabrik makanan akan menambahkan pengawet ke dalam produknya untuk menghindari kerugian perusahaan karena produk yang terlalu cepat masa kadaluarsanya. Tidak jauh berbeda dari makanan, produk-produk kecantikan biasanya menggunakan Parabens untuk mengawetkan produknya agar memiliki masa kadaluarsa minimal 3 tahun. Penelitian menyebutkan bahwa mereka yang menderita kanker payudara menemukan adanya zat paraben dalam tumor tersebut. Paraben juga dapat berpengaruh kepada kestabilan hormon estrogen di dalam tubuh. Hormon estrogen sendiri sangat berperan penting dalam reproduksi wanita terutama untuk kehamilan. Namun, estrogen sendiri juga memiliki peran buruk bagi tubuh jika kestabilannya terganggu. Banyak wanita yang mengalami kanker rahim atau payudara disebabkan oleh penyebaran kanker yang dicetus oleh ketidakstabilan estrogen yang disebabkan oleh paraben. Paraben juga pemicu terjadinya penuaan dini pada kulit ketika bereaksi dengan UVB dari sinar matahari serta dapat merusak DNA tubuh, sehingga bisa saja mereka yang terkontaminasi paraben sejak lama beresiko terjadi kelainan pada tubuhnya di kemudian hari. Jenis paraben pun ada bermacam-macam, ada metyl, etyl, propyl, dan butyl paraben.

Isopropyl Alcohol

Bahan ini merupakan bahan pelarut yang digunakan di dalam produk kecantikan, zat ini tergolong berbahaya karena dapat menimbulkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit, selain itu kandungan asam alami yang terdapat pada lapisan kulit akan rusak karena zat ini sehingga bakteri dan kuman akan mudah berkembang hingga berefek kepada munculnya jerawat pada kulit (dapat meningkatkan produktivitas minyak di kulit juga). Lagi-lagi zat ini terbukti memicu tumbuhnya kanker jika dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Propylene Glycol

Zat ini digunakan sebagai pengental dalam produk kecantikan, terutama yang berbahan dasar cairan. Penggunaan jangka pendek dapat menyebabkan hilangnya kelembaban kulit sehingga kulit akan mudah terserang bakteri ataupun kuman, sedangkan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan cacat lahir, kerusakan reproduksi, hati dan ginjal.

Formaldehide

Formaldehide atau lebih dikenal sebagai formalin merupakan salah satu zat yang seharusnya digunakan untuk mengawetkan mayat, namun sayangnya banyak industri menggunakannya untuk mengawetkan produk mereka karena harganya yang relatif murah. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan munculnya kanker di kemudian hari.

Itu merupakan ulasan singkat saya berkaitan dengan bahan-bahan kimia yang sudah seharusnya kita hindari dalam produk perawatan sehari-hari. Bukankan tujuan awal kita adalah merawat? Ada baiknya untuk sedikit menginvestasikan waktu kita dengan membaca label kandungan yang ada di setiap produk yang kita pakai dan jangan takut untuk mengeluarkan budget lebih untuk produk-produk yang sudah terjamin kandungannya aman untuk digunakan, karena pada dasarnya kesehatan itu tidak pernah bisa ditukar dengan uang, merawat tubuh kita dengan benar tentunya meruapakan salah satu cara kita untuk bersyukur atas karunia yang telah Tuhan berikan kepada kita bukan?

Silahkan share tulisan ini jika kamu meras artikel ini bermanfaat, terima kasih 🙂

1 thought on “Is Your Shampoo Safe? Avoid These Harmful Ingredients”

Comments are closed.