Beauty, Info & Tips

Hati-Hati Impor Kosmetik dari Luar Negeri !

Seminggu yang lalu saya mencoba untuk berbelanja beberapa produk skin care di iherb.com menggunakan jasa pengiriman UPS dengan harapan bisa membeli produk skin care dengan harga yang jauh lebih murah. Iherb memang salah satu situs terbesar yang berpusat di US yang menjual berbagai produk kesehatan dan kecantikan berbasis natural dan organik. Biasanya saya memang berbelanja keperluan skin care saya di charisse, tapi saya tergiur ingin berbelanja di iherb ketika secara tidak sengaja menemukan websitenya di google saat sedang mencari review sebuah produk. Memang harga yang ditawarkan kurang lebih 30% lebih murah dari harga produk yang saya beli di charisse walaupun sudah ditambah dengan ongkos kirim. Akhirnya, saya memutuskan berbelanja disana dengan menggunakan kartu kredit teman.

Saat itu saya pikir mengimpor barang, khususnya kosmetik, tidak akan berisiko apapun. Sebelumnya saya memang sudah tau, ketika ingin mengimpor barang dari luar, maka kita dikenakan pajak tambahan jika total belanjaan + ongkir diatas $50. Jadi, saat itu saya dengan antusiasnya menunggu paket saya datang tanpa kekhawatiran apapun, karena memang total produk yang saya beli adalah sekitar $47.

Setelah menunggu sekitar 4 hari, paket saya akhirnya sampai di jakarta setelah sebelumnya sempat transit di korea, china, dan singapura. Saat saya melihat tracking di website UPS, seharusnya paket saya sudah ada di tangan saya pada hari jumat, namun setelah menunggu sampai dua hari paket saya belum sampai-sampai juga, hingga akhirnya saya memutuskan untuk menelepon pihak UPS Indonesia. Saya kaget ketika mereka mengatakan bahwa paket saya tertahan di bea cukai karena tidak ada izin edar dari BPOM untuk impor barang kosmetik dari luar negeri. Saya yang nyatanya tidak memiliki pengalaman apa-apa berbelanja dari luar negeri tentu bingung dengan hal tersebut.

Karena saya sudah terlanjur penasaran dan ingin segera mendapatkan paket tersebut, saya akhirnya memutuskan mendatangi BPOM Bandung pada hari yang sama dengan membawa invoice belanjaan saya yang dikirim oleh pihak UPS melalui email. Ketika sampai disana, saya disambut oleh salah satu karyawan BPOM dengan ramah, setelah mengutarakan maksud dan tujuan saya serta beliau pun telah melihat invoice yang saya bawa tadi, beliau mengatakan memang mengimpor produk kecantikan atau makanan dari luar negeri tidak semudah yang dipikirkan, harus mendapatkan surat edaran SAS (Special Access Scheme) atau Surat Keterangan Impor (SKI) dari pihak BPOM. Orang awam seperti saya tentu tidak paham sama sekali terkait prosedur ini, namun setelah membaca surat edaran dari BPOM, saya langsung was-was kalau paket saya terancam tidak bisa keluar dari bea cukai, dan benar saja, mereka keberatan untuk memberikan izin pemasukan produk kecantikan dengan tujuan pemakaian sendiri/pribadi walaupun saya telah mengatakan bahwa produk yang saya beli tidak bisa didapatkan di Indonesia. Beliau juga menambahkan, apabila pengimpor adalah salah satu online shop atau importir yang telah megurus SKI sebelumnya untuk mendapatkan ijin edar resmi dari BPOM, maka paket tersebut bisa beredar di dalam negeri.

Akhirnya dengan berat hati, paket saya harus di retur ke iherb kembali. Setelah saya mengemail customer service iherb, mereka menyarankan saya untuk terlebih dahulu mencari tau mengenai ketentuan impor barang luar negeri ke dalam negeri untuk menghindari kejadian seperti ini terulang lagi. Mereka juga mengatakan akan me-refund uang saya namun dipotong shipment awal dan biaya retur lainnya. Alhasil saya pun kesal karena uang yang diretur hanya setengah dari uang yang saya transfer di awal. Dan sampai saya menulis tulisan ini sekalipun ( 2 hari setelah saya meminta UPS meretur kembali paket saya ke iherb melalui email), saya belum mendapatkan informasi tambahan dari mereka. Saya pribadi langsung kapok berbelanja produk kosmetik dari luar karena kejadian ini. Memang ini bisa dijadikan salah satu pengalaman dan pembelajaran untuk saya juga untuk kedepannya. Namun sampai sekarang saya bahkan belum mengerti dan paham alasan pihak BPOM tidak memberikan izin edar mengimpor produk kosmetik dari luar negeri untuk keperluan pribadi. Semoga untuk kedepannya, pihak BPOM dapat menjelaskan secara detail maksud dan tujuan diberlakukannya peraturan ini supaya tidak ada pihak yang merasa terugikan. Karena kalau membaca review beberapa orang, kasus retur paket karena tersangkut izin BPOM sudah sangat sering terjadi, dan alasan mereka sama seperti saya, mereka tidak tahu menahu terkait prosedur yang harus dijalani jika ingin mengimpor barang dari luar.

Saya sempat membaca beberapa review di google terkait pengalaman berbelanja mereka di luar negeri, beberapa dari mereka bahkan tidak sampai harus mendapat izin BPOM ketika membeli produk kosmetik dari luar, sehingga paket yang dipesan bisa sampai di tangan mereka dengan selamat, ini bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena pihak merchant (penjual) tidak mencantumkan keterangan barang yang dibeli pada paket, berbeda dengan iherb yang dengan terang-terangan mencantumkan “produk kecantikan dan suplemen” pada keterangan paket mereka. Mungkin karena itu paket tersebut bisa lolos dari bea cukai. Saya pernah dengar kalau membeli barang di ebay tidak mencantumkan keterangan produk di paket mereka, jadi mungkin Anda bisa mencoba berbelanja di ebay untuk menghindari kejadian seperti ini, namun sebelumnya akan lebih baik mengontak cutomer service mereka untuk info selengkapnya apakah mereka mencantumkan keterangan produk di paket mereka atau tidak.

Memang berbelanja di luar negeri secara online sangat berisiko, ongkos kirim yang mahal, pajak bea cukai yang tidak sedikit, dan berbagai prosedur tambahan yang terkesan “ribet” untuk kalangan orang awam seperti saya. Namun, memang produk yang ditawarkan di online shop luar negeri jauh lebih lengkap dan murah dibandingkan membeli di Indonesia.

Pikirlah secara matang sebelum membeli produk apapun dari luar. Semoga ini bisa menjadi pengalaman bagi pembaca semua untuk berhati-hati mengimpor barang, terutama kosmetik dari luar, kalau memang sudah ada counternya di indonesia, saya lebih menyarankan beli di dalam negeri saja walaupun dengan harga yang lebih mahal, lebih baik dibandingkan harus merugi seperti pengalaman saya kemarin.

15 Comments

  1. Nurul Aeni

    Dear Mba Putri,

    Saya juga pernah dapet problem yang sama, paket saya diretur ke iHerb.com. Saya sudah dua kali belanja di iHerb, tapi selama ini aman-aman aja. Jumlah barang yang saya beli sebelumnya ga lebih dari 4 items. begitu order ke tiga kali, total belanja + ongkir kurang lebih 45 dolar something, jumlah barang lebih dari 4 items, tau-tau paket saya ditahan di bea cukai karena harus minta izin dari BPOM. Kayanya kalau dalam jumlah kecil masih aman Mba. Sepertinya juga bergantung pada faktor untung dan petugas Bea Cukainya juga. hehe. Katanya kalau dalam jumlah sedikit, biasanya mereka jarang bongkar paketnya. Saya pernah baca review beberapa orang yang sudah sering impor barang dari luar negeri tapi belum pernah ditahan paketnya di Bea Cukai.

    1. putrinuzulil

      iya,waktu itu saya beli 6 produk dan setiap ukuran produknya lumayan besar, mungkin benar yah kata mbak, tapi sampe sekarng masih kapok sih mbak belanja produk kecantikan online dari luar negeri. hehe

  2. Nabilla

    Mbak nurul aeni saya boleh minta alamat imelnya? Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan. Many thanks.

    1. putrinuzulil

      halo mbak nabilla, punya permasalahan yang sama terkait beli kosmetik online yah?

  3. Nurita

    Hi mba putri,

    Saya punya masslah yg sama deh dengan mba putri cuma bedanya nilai barang says ga lebih dari $10 (to be honest $7 an 😆) plus ongkir yang kira2 totalnya ngga lebih dr $20 tapi ko masih kena bea cukai yaa? Dapet surat cinta dari dir. Bea cukai dengan isi: melengkapi persyaratan berupa : administrasi pengembalian barang(retyr) jika tidak bersedia mengembalikan barang akan dimusnahkan.
    Kalau ini kira-kira maksudnya kita sama sekali ga ada kesempatan buat dapat barang itu sama sekali ya? 😭😭😭

    1. putrinuzulil

      mungkin maksudnya paketnya emang harus diretur kembali ke pihak penjualnya mbak..karena emang susah lolosin barang impor kayak kosmetik, makanan, suplemen gitu ke indo..harus ada izin dari BPOM secara resmi..sayangnya kalau untuk pemakaian pribadi, mereka gak izinin produknya masuk..semoga membantu menjawab ya.

  4. Fendi

    Mb Putri, saya juga baru mengalami kejadian yang sama paket saya relakan kepada petugas becuk, sebelumnya saya mendapat “surat cinta” yang isinya paket saya “ditegah” intinya sama tidak ada surat BPOM… jujur, dari kesekian kali saya import, baru kali ini saya dipersulit seperti ini. tak hilang asa saya meminta guarantee policy dari seller dan barang dikirim untuk kedua kalinya namun memakai ekspedisi yang berbeda, dan tujuan berbeda. dan saking keponya itu petugas becuk akhirnya paket kedua saya juga ditahan…. hebat sekali…
    Dari situ pun saya masih belum putus asa, saya googling bagaimana pengurusan BPOM dsb. Sampai saya datangi kantor BPOMnya, becuk-nya, dll dan akhirnya saya bisa rilis barang saya yang ditahan….
    ini pelajaran yang bisa saya share:
    BPOM tidak mau mengurus barang kosmetik, suplemen u/ keperluan pribadi, mereka hanya mau mengeluarkan SKI untuk perusahaan2 besar (aturan ini dijadikan pihak becuk sebagai alasan untuk “memakan” barang anda)
    Sementara ijin SAS (Special Acess Scheme) diberikan untuk hal2 bersifat urgent untuk keperluan pribadi seperti obat2an untuk penyakit yang obatnya tidak ada di Indonesia. Nah ini sebetulnya bisa anda pakai…
    Alternatif lain coba cari jasa custom broker mereka pasti bisa membantu merilis barang anda… hati2 mereka biasa menetapkan fee yang luar biasa mahal… pinter2nya anda saja nego… hahaha

    1. putrinuzulil

      Wah mas, luar biasa kalau bisa lolos bea cukai..jadi masnya minta surat izin SAS ya? saya gak dapet izin waktu itu, karna saya bilang itu produk kosmetik untuk keperluan pribadi, walaupun saya bilang produknya gak dijual di indo.. mas sendiri paketnya suplemen ya? bisa banget mas bagi tips-tips nya disini 🙂

      1. Fendi

        Barang saya bahan aktif untuk obat kebotakan pria, bentuknya powder dan mudah dicurigai sebagai barang lartas… Bukan cuma itu kemarin bahkan seller sy memakai invoice serta dokumen barang palsu sehingga harganya dibawah $50 (padahal aslinya sekitar 120…). Mengetahui sy sial untuk kedua kalinya plus dokumen sy juga tidak benar, tidak mungkin sy mengurus ke BPOM karena barang barang sy nanti pasti diuji sampel… Maka sy terpaksa memakai jasa custom broker, yang mana costnya memang yahud… Tapi mau gimana lagi… Yang penting barang saya bisa rilis.
        .. saran sy mb coba urus ijin SAS saja, lebih baik memakai jasa biro pengurusan ijin karena selain dihandle orang di bidangnya, mereka juga punya koneksi dengan orang BPOM sendiri… Tanya2 saja dulu, karena klien mereka biasanya Perusahaan besar… tp mereka pasti mau menangani kasus2 seperti yg mb alami.
        Dan yang pasti fee-nya tidak separah cara saya, ha-ha-ha. Saya sendiri kedepannya mau mengajukan SAS, biarlah nanti ada tax dsb. Yang penting bebas “surat cinta” dan palakan dari becuk.

      2. Fendi

        Yang penting jangan sebut “kosmetik” di dokumen mb kecuali barangnya jelas2 kelihatan itu lipstik, parfum, bedak, dsb… Kalau obat, obat2an tradisional, suplemen masih bisa mb… Kalau memang ingin lolosin kosmetik dari becuk bisa juga… Pakai jasa custom broker…. Asal jangan barang lartas saja…
        Barang saya bahan aktif untuk obat kebotakan pria, bentuknya powder dan mudah dicurigai sebagai barang lartas… Bukan cuma itu kemarin bahkan seller sy memakai invoice serta dokumen barang palsu sehingga harganya dibawah $50 (padahal aslinya sekitar 120…). Mengetahui sy sial untuk kedua kalinya plus dokumen sy juga tidak benar, tidak mungkin sy mengurus ke BPOM karena barang barang sy nanti pasti diuji sampel… Maka sy terpaksa memakai jasa custom broker, yang mana costnya memang yahud… Tapi mau gimana lagi… Yang penting barang saya bisa rilis.
        .. saran sy mb coba urus ijin SAS saja, lebih baik memakai jasa biro pengurusan ijin karena selain dihandle orang di bidangnya, mereka juga punya koneksi dengan orang BPOM sendiri… Tanya2 saja dulu, karena klien mereka biasanya Perusahaan besar… tp mereka pasti mau menangani kasus2 seperti yg mb alami.
        Dan yang pasti fee-nya tidak separah cara saya, ha-ha-ha. Saya sendiri kedepannya mau mengajukan SAS, biarlah nanti ada tax dsb. Yang penting bebas “surat cinta” dan palakan dari becuk.

        1. Fendi

          maaf dopost… send pakai hp tiba2 hang. semoga sharing saya bisa dijadikan masukan tentang bagaimana kinerja bea cukai kita sekarang…

          1. putrinuzulil

            saya sampai sekarang masih belum paham kenapa bpom gk mau ngeluarin izin impor produk kosmetik dan suplemen utk pemakaian pribadi..sedangkan di negara lain.. beli produk di iherb.com itu mudah bgt..btw.. terima kasih banyak mas sharingnya.. 🙂

  5. Grania

    Yg mengesalkan mbak, tidak adanya izin import untuk pemakaian keperluan pribadi. Seharusnya, utk keperluan pribadi bisa ditoleransi dgn jumlah maks $50. Kal kosmetik tdk boleh diimport dan tidak tersedia di indonesia sendiri, bgmn nasib saya yg hanya cocok dgn produk tsb T__T
    Tp memang sdh byk sekali org komplain, dan permainan antara bea cukai dan jasa2 custom exim…. sudahlah… yg besar2 memang selalu diuntungkan

  6. risya

    kejadian jg ni di saya. saya beli via weshop indonesia. kira2 smp ga ya sedih deh 😞

    1. Putri

      Saya sejujurnya agak ragu sih mba..soalnya beberapa waktu lalu saya dapat kabar, bea cukai makin memperketat produk impor..:(

Leave a Reply

Required fields are marked*