belajar sbmptn alumni efektif
College Life

Cara Saya Belajar SBMPTN Tanpa Bimbel dan Lolos SBM ITB

Banyak yang nanya ke aku sebenarnya gimana tips belajar yang benar untuk bisa lolos di bangku PTN favorit yang menuntut passing grade yang tinggi. Aku bingung harus jawab seperti apa, tapi akan aku coba jelasin menurut versi aku sendiri yang mungkin berbeda bagi setiap orang atau mungkin sama. Karena sistem belajar itu sesuai dengan karakter kita sendiri, ada yang bisanya belajar tengah malam, ada yang harus belajar sebelum tidur, ada yang belajar harus denger lagu, ada yang harus baca soal dulu baru baca materi, dan lain-lain. Itulah kenapa aku bilang, pahami dulu karakter kalian secara pribadi untuk tau sebenarnya
Gimana sih cara belajar yang paling pas dengan kriteria orang seperti aku
Sebelum kita masuk ke cara belajar versi aku, aku mau jelasin dulu fakta-fakta yang mempengaruhi kebiasaan belajar aku waktu SBMPTN dulu. Pertama, aku dulunya alumni, aku lulus di ITB di kesempatan terakhir tes PTN, yaitu tahun ketiga, sebelumnya aku uda kuliah di sebuah PTN di Aceh di jurusan Teknik Industri selama 2 tahun. Jadi dulu aku belajar SBMPTN sambil kuliah. Fakta kedua adalah basic aku di SMA dulu adalah jurusan IPA, 2 tahun pertama aku tes SBMPTN juga aku pilih Saintek, bukan Soshum, jadi tahun ketiga itu emang aku super nekat belajar Geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi super dari awal banget, dan itu bener-bener aku belajar dari materi kelas 1. Fakta ketiga adalah kuliah aku dulu super padet banget praktikumnya yang menguras waktu aku untuk buat laporan sampe malem banget, jadi emang dulu sempat keteteran sampe stress karena gak tau cara bagi waktu gimana antara kuliah sama SBMPTN. Fakta keempat adalah aku gak bilang orang tua kalau aku tes SBMPTN lagi, that is why aku belajar diem-diem dan gak bimbel kayak yang lain, karena aku gak tau bagaimana tanggepan orang tua aku kalau aku tes lagi, karena aku takut dilarang, jadinya aku gak bilang ke mereka. Tapi syukur alhamdulillah rupanya pas aku bilang aku lulus d ITB, mereka malah seneng dan ngedukung banget.
Ok, lets get started!
Sebenarnya aku bukan orang rajin, aku orangnya malesan banget buat mulai belajar. Aku gak mencoba untuk berpura-pura dengan bilang aku dulunya super ambis, ngabisin waktu untuk belajar doang, bisa bagi waktu dengan baik, materi IPS semua kelar dipelajarin, big NO! I am not that kind of person guys.
Tapi satu yang aku petik dari perjuangan aku tahun lalu adalah KOMITMEN, senegatif apapun lingkungan kamu, seberapa gak cocok pun lingkungan dan orang-orang di sekitar kamu dengan mimpi kamu, namun kalau kita berkomitmen dengan mimpi kita, insya Allah keinginan itu akan tercapai. Tetap lalui walaupun orang-orang di sekitar kamu gak setuju, tapi dengan satu syarat, yaitu kamu harus yakin kalo pilihan kamu itu emang benar, gimana cara taunya?
Coba kamu pikirkan, mana yang lebih menguntungkan, apakah dengan kamu pindah, kamu bakal jadi lebih baik? Apa dengan kamu pindah, kesempatan untuk ngembangin passion kamu akan lebih memungkinkan?
Intinya adalah kamu tau alasan-alasan kenapa kamu harus pindah, alasan-alasan ini lah yang membuat kamu semakin berkomitmen dan bersemangat untuk mencapai mimpi kamu tersebut, karena kadang motivasi itu datang bukan dengan nanya ke orang lain, bukan dengan melihat orang lain ataupun baca buku-buku inspiratif, tapi saat kamu tau alasan terkuat kenapa kamu mau dan ingin bertahan sampai sejauh ini, dan jangan lupa solat istikharah untuk mendapat petunjuk dari Allah ya, karena Allah lah yang tau bagaimana masa depan kita nanti dan dia tau pilihan apa sebaiknya yang kita ambil saat ini yang relevan dengan mimpi kita dan pastinya mendatangkan kebaikan dan keberkahan untuk kita juga.
belajar sbmptn soshum
www.unsplash.com
Aku gak belajar tiap malam, karena kadang pulang kuliah aku uda capek banget, dulu aku pulangnya kadang jam 11 malem setelah buat laporan praktikum yang super banyak, sampai di rumah aku kadang kecapean dan gak kuat untuk belajar lagi. Biasanya aku bangun sekitar jam 3 pagi atau sebelum subuh untuk belajar.
Dulu, aku belajar pakai zenius, karena emang aku gak bimbel, zenius itu sistem belajar secara online dimana kalian hanya perlu login di websitenya zenius.net, lalu kalian bisa pilih video materi dan pelajaran apa yang ingin dipelajari, tapi sebelumnya kalian harus menjadi member zenius dulu dengan mengaktivasi akun setelah membeli vouchernya zenius, kalian juga bisa beli versi CD nya kalau emang jaringan internet di sekitar kalian tidak memungkinkan. Karena aku tipikal anak-anak visual yang gak suka baca buku, zenius menjadi solusi cara belajar efektif versi aku. Jadi aku nyicilnya sebisa aku di pagi hari sebelum subuh, lalu sebelum masuk kuliah aku biasanya belajar zenius lagi, karena emang aku pake zenius dan bisa diakses dimana aja, jadi itu cukup memudahkan aku untuk curi-curi kesempatan belajar kalau situasi mendukung, kadang kalau aku udah gak paham lagi dengan materi yang dosen ajarin, aku buka zenius lagi. Pas kuliah dulu, aku hampir selalu duduk dibelakang biar gak ketahuan main HP (padahal buka zenius, LOL).
That’s a big effort for me guys, karena aku juga gak mau temen-temen aku tau kalo aku lagi belajar sbmptn, aku gak mau orang-orang tau kalau aku tes ptn lagi di tahun ketiga, aku takut mereka beranggapan aku mau pindah karena kualitas PTN dulu yang kurang bagus atau pandangan negatif lainnya, padahal sebenarnya karena aku salah jurusan dan gak bisa mengikuti mata kuliah yang diberikan dengan baik lagi karena itu gak sesuai dengan yang aku inginkan. Untuk cerita tentang “Salah Jurusan” akan aku ulas di bagian lain ya.
belajar sbmptn otodidak
www.unsplash.com
Balik lagi ke topik cara belajar tadi, jadi dulu aku ngumpulin buku-buku paket SMA, buku-buku materi IPS dan kumpulan soal-soal IPS dari temen aku yang dulu pilih Soshum saat SBMPTN. Kalo aku pribadi aku belajar per bab dan bagi-bagi pelajaran di setiap harinya. Sabtu minggu adalah waktu aku untuk ngereview materi-materi yang uda aku pelajari sebelumnya. Misalnya hari senin, aku belajar materi tentang PASAR dan PERDAGANGAN INTERNASIONAL di pelajaran ekonomi, pertama aku baca buku paket tentang bab itu sampe habis, lalu aku nonton video tentang 2 bab itu di zenius (biasanya zenius ngikutin materi per bab nya sesuai dengan sistem kurikulum di SMA), lalu baru aku bahas soal per bab di buku cetak, setiap bab zenius juga punya kumpulan soal-soal yang terkait dengan materi sebelumnya kok, jadi aku total dalam sehari itu belajar materi dan soal-soal yang berhubungan dengan materi yang aku pelajari pada hari itu aja, kalau belum aku pelajari soal-soalnya aku skip dulu.
Begitu juga dengan hari setelahnya, misalnya selasa belajar sosiologi, rabu sejarah, sistem belajarnya sama kayak aku belajar ekonomi tadi, nah baru sabtu minggu aku review materi-materi sebelumnya dengan jawab kumpulan soal-soal terkait dengan materi yang aku pelajari sebelumnya, jadi ini sifatnya random, kalau aku udah lupa materi tersebut, aku baca lagi materi sebelumnya, begitu seterusnya. Dan jangan lupa juga untuk mengulang materi 1 minggu, 2 minggu, 1 bulan, atau berbulan-bulan terakhir agar materi tersebut masih teringat di otak kalian.
Misalnya kalian uda belajar dengan sistem ini selama 3 minggu, pas sabtu minggu juga kalian harus review materi pada minggu pertama dan minggu kedua, nah inilah gunanya buku-buku kumpulan soal tadi sebagai sumber soal-soal kalian. Alasan kenapa aku menyeimbangkan antara belajar pakai zenius dan belajar otodidak sendiri adalah karena kadang ada materi di buku paket yang gak dibahas di zenius, begitu juga sebaliknya, jadi bisa saling melengkapi. Kalau kalian mau nyicil belajar dari sekarang, insya Allah kalian uda menguasai keseluruhan materi dengan baik pas SBMPTN. Tapi, sekali lagi, realisasinya emang gak mudah guys, cobaannya pasti banyak banget, diajakin temen nonton lah, hang out bareng temen lah, dan berbagai distructions lainnya yang akan mewarnai proses belajar kalian, pasti bakal ada hari dimana kalian menuruti kemauan kalian untuk rehat atau gak mau belajar dulu, PASTI ADA, that is nomal kok, tapi jangan diseringin ya, kalo gak target belajar materi sampai habis gak akan tercapai.
Salah satu cara untuk memulai sesuatu adalah dengan dipaksain, biasanya sejam dua jam setelahnya, kalian akan memulai menikmati belajar kalian walaupun di awal super susah untuk konsentrasi, disinilah komitmen kalian tadi dipertaruhkan, masih mau kuliah di kampus favorit gak? ayo belajar lagi :).
Menurut aku ini cara belajar yang paling ideal sih, sebenarnya cara belajar ini juga yang disaranin Sabda (salah satu tutor dan founder zenius) ke murid-murid zenius, hal ini berguna agar materi-materi yang dipelajari tidak mudah terlupakan, karena materi yang dipelajari juga banyak banget. Untuk teknis cara belajarnya gimana, misalnya harus belajar tengah malem atau sebelum tidur, harus belajar sambil denger lagu atau harus di tempat sepi, atau mungkin harus diskusi sama teman dulu baru ngerti, nah itu kalian sesuaikan dengan karakter kalian, karena gak bisa disamain antara satu orang dengan orang lainnya. So, Good Luck ya guys, semoga kalian bisa memahami diri kalian dengan lebih baik lagi, bisa mengontrol diri dan lebih disiplin dengan proses yang kalian lalui, jangan menyerah karena banyak sekali pelajaran-pelajaran berharga yang bisa dipetik di “proses menuju mimpi kalian itu”.

17 Comments

  1. Saya

    kak, aku juga kuliah di jurusan ipa.tapi aku ngerasa ini bukan passion aku. aku juga pengen lintas minat seperti kakak. kira2 kaka mulai belajar dari bulan apa ya?

  2. Tinna Nur 'Azizah

    Assalamu’alaikum kaak, apakah untum sbm itb ada keringanan ukt? Jima tidak mampu mebayar ukt yg 20juta ikut bidikmisi atau bagaimana?

    1. putrinuzulil

      Wa’alaikunsalam..salam kenal Tinna..iya..kamu bisa coba ajukan bidik misi untuk keringanan ukt jika tidak mampu bayar penuh.semoga membantu ya.

  3. Nur

    Selamat malam kak. Aku sebenernya engga bisa buat daftar bidikmisi. Tapi kalo ukt 20 juta ga sangkup. Gimana caranya kak?

    1. putrinuzulil

      Haloo..kamu bisa coba ke lembaga kemahasiswaan untuk mendapatkan keringanan UKT kalaupun gak sanggup bayar 20 juta atau tidak memenuhi kriteria bidik misi

  4. nadhan

    Halloo! masih inget gak? setiap mapel isi berapa?

    1. putrinuzulil

      Haloo salam kenal.. saya lupa.. yang pasti saya gak isi semua.. yang saya ingat sejarah cuma isi dua.

  5. Elfan

    Halo kak,, aku pengen banget masuk SBM ITB, tapi lemah banget di hitungan :’) dari PG yang dapet di bimbel sama TO nasional 3 terakhir.. 39.75-48.27-42.50 itu matdas minus :'( gimana kak.. hohoho

    1. Putri

      Halo Elfaann.. sebenarnya kamu bakal dapat banyak hitungan saat di SBM kalau kamu ambil konsentrasi operation atau finance sih..tapi beda bgt kok sama matpel SMA..sekarang lebih pengaplikasiannya.. dan lebih sederhana..Nah. walaupun begitu..utk masuk SBM..harus melalui SBMPTN dulu yg emg ada matdas nya..jadi coba gencarin lg dri skrg yaaa latihannya. Semangat.

  6. nadhan

    TKPA nya diisi semua ya ka? 🙂 Makasih sebelumnya

    1. Putri

      Gak dong hehehe..

  7. della ayunda triskandar

    assalamualaikum kaka mau tanya ka, kemarin aku lulus SNMPTN terus ga aku ambil krna kebetulan pilihan ke 2 yang lulus, terus ini mau coba lagi SBM dan pilihan utama nya ITB SBM kira2 soal ekonomi nya apa aja ya ka ? kebetulan aku juga lulusan smk3 PLG jurusan akuntansi. terimakasih kaka wassalamualaikum .

    1. Putri

      Wah aku gak ingat lagi..mungkin kamu bisa punya gambaran kalau ngelatih jawab soal2 tahun lalu atau ikut try out. Semoga membantu

  8. Dinar Pangesti

    Kak, saya juga termasuk orang yang gagal SBMPTN untuk kedua kalinya. Dan tahun depan adalah kesempatan terakhir saya untuk mendapatkan PTN yang saya inginkan melalui SBMPTN.
    Sama seperti kakak, di tahun pertama & kedua saya mengikuti ujian SAINTEK, namun karena saya sudah merasa pesimis dan merasa saya tidak berbakat dalam mengerjakan soal-soal SAINTEK, saya berencana tahun depan memilih SOSHUM. Dan saya ada niat ingin ambil SBM ITB, tapi kalau liat biaya per semesternya saya jadi mikir 2x lagi kak untuk ambil SBM ITB 🙁
    Kemudian, yang ingin saya tanyakan ke kakak, apakah kakak gak minder kak jadi mahasiswa yang notabene ‘senior’ usianya dibandingkan teman-teman kelas kakak di SBM ITB. Saya suka minder kak dan suka berpikiran “hmm umur 21 nanti baru masuk kuliah yaa” 🙁

    1. Putri

      halo. sebenarnya kalau masuk sbm diuntungkan karna lulusnya hanya dalam kurun waktu 3 tahun. Aku pribadi sih sejauh ini enjoy aja, karena memang aku bisa lebih bertumbuh disini dibandingkan dulu. jadi worth it lah hehe.

  9. Kak sewaktu belajar sbmptn, tugas2 kuliahnya gmana?

    Oh iya kak, punya ID line atau something yg bisa dihubungin gak via pm? 😀

    1. Putri

      hehe.. halo salam kenal, tetap aku kerjain.. tapi emang waktu itu aku gak terlalu fokus lagi perhatiin dosen sih.. hehe
      email aja ke putrinuzulilyati@gmail.com

Leave a Reply

Required fields are marked*